Setelah digunakan untuk perjalanan jauh saat mudik Lebaran, kondisi kabin mobil sering kali menyisakan bau tidak sedap. Hal ini umumnya disebabkan oleh sisa makanan, keringat penumpang, hingga kelembapan yang terperangkap selama perjalanan. Jika tidak segera ditangani, bau tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi memicu pertumbuhan bakteri dan jamur di dalam kabin. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk segera melakukan langkah pembersihan dan penyegaran interior agar suasana kabin kembali bersih dan nyaman digunakan. Kabin Hyundai All-New SANTA FE XRT CEO Topcoat Indonesia, Christopher Sebastian, mengatakan bau tidak sedap di dalam kabin mobil perlu segera diatasi, terutama setelah digunakan untuk perjalanan jauh seperti mudik Lebaran. “Bau tidak sedap di dalam kabin wajib segera diatasi setelah mudik, karena biasanya berasal dari sisa makanan, keringat, hingga kelembapan yang terperangkap di dalam mobil,” kata Christopher kepada Kompas.com, Minggu (29/3/2026). Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi memicu tumbuhnya bakteri dan jamur di dalam kabin. “Cara sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan membuka pintu atau jendela agar sirkulasi udara lancar,” katanya. Selain itu, Christopher juga menyarankan penggunaan bahan penyerap bau, seperti baking soda atau arang aktif, agar aroma tidak sedap di dalam kabin bisa lebih cepat hilang. “Penggunaan parfum mobil juga bisa membantu, namun sebaiknya tidak berlebihan agar tidak menimbulkan aroma yang menyengat,” kata Christopher. Jika digunakan terlalu kuat, parfum justru bisa bercampur dengan bau lama dan membuat kabin terasa kurang nyaman. “Jika bau masih membandel, pemilik mobil bisa menggunakan disinfektan khusus kabin atau melakukan fogging interior, salah satunya di Topcoat,” kata Christopher. Langkah ini efektif untuk membersihkan sumber bau hingga ke bagian yang sulit dijangkau, sehingga hasilnya lebih maksimal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang