Setelah digunakan untuk perjalanan jauh saat mudik Lebaran 2026, kondisi interior mobil biasanya membutuhkan perhatian ekstra. Debu, noda, hingga permukaan yang mulai kusam kerap muncul pada dasbor, door trim, maupun jok. Di tengah kebutuhan perawatan yang praktis, muncul anggapan bahwa bodi losion bisa dimanfaatkan untuk membersihkan sekaligus menjaga kelembapan interior mobil. Cairan yang umumnya dipakai untuk kulit manusia ini disebut-sebut mampu memberikan efek serupa pada material kabin. Namun, apakah cara tersebut aman? Interior mobil listrik MG4 EV Hardianto, pemilik Classic Car Interior, mengatakan penggunaan bodi losion tidak bisa disamaratakan untuk semua material interior. Pasalnya, setiap bagian kabin memiliki karakter berbeda, mulai dari kulit asli hingga sintetis. “Material interior itu beragam. Ada yang kulit asli, ada juga sintetis. Kalau kandungan kimia di losion terlalu keras, justru bisa merusak, seperti memicu jamur atau membuat permukaan jadi retak,” ujar pria yang akrab disapa Hardy kepada Kompas.com, Jumat (3/4/2026). Ia menambahkan, meski bodi losion mudah ditemukan dan praktis digunakan, pemilik kendaraan tetap perlu memperhatikan kandungannya, terutama saat diaplikasikan pada bagian berbahan plastik seperti dasbor dan door trim. Penggunaan yang tidak tepat, terlebih jika terlalu sering, berpotensi menimbulkan efek belang atau kilap yang tidak merata. Pendapat serupa disampaikan Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Pramuka. Menurut dia, bodi losion pada dasarnya bisa digunakan sebagai alternatif pembersih ringan, tetapi cara pemakaiannya harus diperhatikan. Tanda awal untuk mengecek transmisi dual clutch dapat dilihat dari layar MID di dasbor. “Jangan langsung dituangkan ke dasbor. Oleskan dulu ke kain, baru dilap ke permukaan. Biasanya losion juga punya kandungan pelembap dan perlindungan dari sinar matahari, jadi masih aman,” kata dia dalam kesempatan terpisah. Meski demikian, ia menyarankan agar setelah pengaplikasian, permukaan segera dilap kembali menggunakan kain kering yang halus. Tujuannya untuk menghindari efek lengket serta mencegah kotoran mudah menempel kembali. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang