Menjaga kebersihan kini menjadi hal penting bagi setiap pemilik mobil, terutama setelah digunakan untuk liburan. Salah satu bagian yang tak boleh diabaikan adalah interior, karena rentan menjadi tempat menumpuknya kotoran. Setelah mobil dipakai beraktivitas ke berbagai lokasi, kondisi kabin biasanya dipenuhi debu, sisa makanan atau minuman, hingga udara dari AC yang terus bersirkulasi. Dalam waktu tertentu, hal ini bisa membuat interior menjadi kurang higienis dan tidak nyaman. Oleh karena itu, pemilik kendaraan perlu memberi perhatian lebih pada kebersihan bagian dalam mobil. Interior mobil MPV yang cocok untuk keluarga. Stefanus Yoga, pemilik Detailworks Motospa di Bintaro, Jakarta Selatan, mengatakan bahwa kotoran bisa menumpuk dan bertahan lama jika interior jarang dibersihkan. tama bisa dimulai dengan membuang seluruh sampah atau menurunkan barang yang tidak terpakai di mobil,” ujar Yoga kepada Kompas.com belum lama ini. Setelah itu, bersihkan debu menggunakan vacuum cleaner, mulai dari sela-sela dasbor, kisi-kisi AC, cup holder, door trim, jok, hingga karpet. Untuk perawatan lanjutan, pemilik mobil juga perlu menyesuaikan jenis pembersih dengan material interior. “Semprotkan cairan pembersih, lalu lap secara memutar ke bagian-bagian di interior. Kalau kotoran agak susah dibersihkan bisa gunakan sikat,” kata Yoga. Namun, ia mengingatkan agar tidak sembarangan menggunakan cairan pembersih. Ilustrasi membersihkan interior mobil “Tapi ingat, jangan pakai cairan disinfektan untuk interior yang berbahan kulit karena bisa merusaknya,” ujarnya. Sementara untuk material berbahan kain, termasuk plafon, ada metode berbeda yang disarankan. “Paling efektif pakai cairan khusus fabric cleaner, bentuknya foam, lebih cepat mengangkat kotoran dan mudah dibersihkan,” ucap Yoga. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang