Membeli mobil bekas memang bisa jadi solusi saat bujet terbatas. Apalagi sekarang sudah semakin banyak pilihan mobil dengan harga menarik dan tahunnya masih muda. Tapi ketika mau membeli mobil bekas, harus teliti dan lakukan pengecekan menyeluruh. Salah satu area yang bisa jadi indikasi mobil apik atau tidak adalah interior. Menurut Kamal, Pemilik Bengkel Kafka di Bogor, interior mobil yang bersih, wangi, bisa jadi indikasi pemilik mobil sebelumnya merawat mobilnya dengan baik. Interior Daihatsu Rocky Hybrid "Interior itu sebisa mungkin cari yang paling nyaman, bersih, wangi. Kalau interior kotor, berarti mobil tidak dirawat pemiliknya," kata Kamal kepada Kompas.com belum lama ini. Selain dari segi kebersihan, bisa juga memilih mobil bekas yang interiornya masih original. Memang selera orang berbeda-beda, cuma kalau masih aslinya, bisa mengurangi risiko kerusakan di masa depan. "Cek jok masih kencang atau tidak, dashboard juga mulus atau malah ada yang patah-patah. Itu bisa jadi pertimbangan untuk negosiasi harga atau nanti jadi ambil mobilnya atau tidak," kata Kamal. Pemeriksaan lainnya adalah dari segi AC. Pastikan angin yang keluar itu dingin dan kencang, kalau lama dinginnya, ada indikasi filter kabin atau evaporator sudah terlalu kotor. Terakhir, jangan lupa ajak mobilnya test drive supaya bisa kelihatan atau merasakan secara menyeluruh. Buat tes AC, paling pas dicoba saat kondisi panas terik, apa cepat dingin atau tidak. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang