Mitsubishi Xforce di IIMS 2026 Model yang pertama kali diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2023 ini memang dikembangkan khusus untuk pasar ASEAN. Mengusung konsep “Best-suited buddy for an exciting life”, Xforce hadir sebagai compact SUV lima penumpang dengan karakter stylish, robust, sekaligus fungsional untuk penggunaan sehari-hari. GULIR UNTUK LANJUT BACA Seiring pengembangannya, Mitsubishi menghadirkan varian tertinggi yakni Xforce Ultimate with Diamond Sense (Ultimate DS), yang diperkenalkan pada Gaikindo Jakarta Auto Week 2024. Varian ini membawa peningkatan signifikan dari sisi keselamatan berkat teknologi Diamond Sense, yakni rangkaian fitur bantuan pengemudi yang lebih lengkap. Komunitas Mitsubishi Xforce Salah satu fitur unggulan dalam paket tersebut adalah Forward Collision Mitigation (FCM), yang berfungsi sebagai sistem pencegah tabrakan dari arah depan. Teknologi ini menjadi bagian penting dalam sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang kini semakin banyak digunakan pada mobil modern.Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar menjelaskan bahwa FCM bekerja dengan prinsip serupa sistem ADAS lainnya.“Sistem kerjanya itu nggak beda sama ADAS manapun. Dia punya sensor di spion depan, bagian atas yang selalu membuat radar ke depan. Sensor itu terhubung dengan sistem pengereman,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa 17 Maret 2026.Secara teknis, FCM memanfaatkan kombinasi kamera dan radar yang terpasang di bagian depan kendaraan. Sistem ini akan terus memantau kondisi jalan dan mendeteksi objek di depan, seperti mobil atau sepeda motor. Ketika jarak dinilai terlalu dekat dan berpotensi menimbulkan tabrakan, sistem akan memberikan peringatan visual dan suara kepada pengemudi.Jika pengemudi tidak merespons, maka sistem secara otomatis akan mengaktifkan pengereman. Dalam kondisi tertentu, fitur ini bahkan mampu menghentikan kendaraan sepenuhnya atau setidaknya mengurangi dampak benturan.Rifat menambahkan, FCM memiliki karakter berbeda dibandingkan Adaptive Cruise Control. “Kalau FCM itu non-cancel feature. Jadi, dia akan selalu aktif di mana-mana,” kata dia.Artinya, sistem ini bekerja sebagai lapisan perlindungan tambahan yang siaga setiap saat.Keberadaan FCM sangat membantu dalam berbagai situasi berkendara, seperti kemacetan stop and go, perjalanan dalam kota dengan jarak antar kendaraan yang rapat, hingga kondisi pengemudi yang kurang responsif akibat kelelahan. Dengan bantuan sistem ini, potensi kecelakaan akibat keterlambatan reaksi bisa diminimalkan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Meski demikian, penting untuk dipahami bahwa FCM tetap memiliki batasan. Sistem ini bekerja optimal pada kondisi tertentu dan bisa dipengaruhi faktor eksternal seperti hujan deras, kabut, atau sensor yang kotor. Selain itu, objek kecil atau pergerakan tidak wajar juga bisa memengaruhi akurasi deteksi.Dengan demikian, kehadiran Forward Collision Mitigation pada Mitsubishi Xforce bukan untuk menggantikan peran pengemudi, melainkan sebagai pendukung keselamatan. Kombinasi antara teknologi canggih dan kewaspadaan tetap menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. Sebagai informasi Mitsubishi Xforce Ultimate DS dijual dengan harga Rp432 juta on the road Jakarta.