JAKARTA, KOMPAS.com - Keselamatan baterai menjadi aspek krusial dalam pengembangan mobil listrik modern. Seiring meningkatnya kepadatan energi baterai, pabrikan dituntut memastikan suhu kerja tetap stabil guna mencegah risiko panas berlebih yang dapat memengaruhi performa maupun keamanan kendaraan. Menurut Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia, mobil listrik saat ini telah dilengkapi Battery Management System (BMS) sebagai sistem pengaman utama baterai. “BMS berfungsi memantau dan mengatur suhu, tegangan, serta arus baterai agar selalu berada dalam kondisi aman,” katanya kepada Kompas.com, Selasa (30/12/2025). Iqbal menjelaskan, dari sisi pendinginan, industri otomotif mengenal dua sistem utama, yakni air cooling system dan liquid cooling system. Keduanya bertujuan menjaga suhu baterai, namun memiliki tingkat efektivitas yang berbeda, terutama pada baterai berkapasitas besar. Hal ini sejalan dengan studi yang dipublikasikan oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) melalui riset Battery Thermal Management System, yang menyebutkan bahwa pendinginan cair mampu menjaga distribusi suhu baterai lebih merata dibandingkan pendinginan udara, khususnya saat kendaraan berada dalam kondisi beban tinggi atau pengisian cepat. Pabrik GAC Aion Temuan serupa juga disampaikan dalam penelitian National Renewable Energy Laboratory (NREL) di Amerika Serikat, yang menyimpulkan bahwa sistem pendinginan cair dapat menurunkan risiko thermal runaway serta memperlambat degradasi sel baterai dalam penggunaan jangka panjang. Berdasarkan kajian tersebut, penggunaan liquid cooling system yang terintegrasi dengan BMS dinilai lebih efektif dalam menjaga stabilitas suhu baterai. Pendekatan ini kini banyak diterapkan pada mobil listrik modern untuk meningkatkan standar keselamatan sekaligus menjaga keandalan baterai. Dengan dukungan teknologi BMS dan sistem pendinginan yang tepat, standar keselamatan baterai mobil listrik terus berkembang dan memberikan rasa aman lebih bagi konsumen dalam penggunaan sehari-hari. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang