Kemacetan parah di jalan tol saat arus mudik menjadi tantangan serius bagi pengemudi, terutama saat volume kendaraan meningkat drastis. Kondisi ini tak hanya memperlambat perjalanan, tetapi juga memicu kelelahan fisik dan mental. Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, situasi macet panjang di tol berpotensi menyebabkan fatigue atau kelelahan ekstrem. Antrean di akses masuk rest area Km 57 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek, Rabu (18/3/2026) menjelang waktu buka puasa. Dampaknya bisa berbahaya karena memengaruhi kondisi psikologis pengemudi. “Fatigue akibat kondisi ini akan menyebabkan keletihan yang sangat. Ketika keletihan yang sangat, yang terjadi kecemasan dan lain-lain, bahkan ada orang yang tidak mikir,” kata Jusri kepada Kompas.com, Kamis (19/3/2026). Ia menjelaskan, kelelahan juga dapat memicu perilaku impulsif yang berisiko di jalan. Dalam kondisi tersebut, pengemudi cenderung mengambil keputusan tanpa pertimbangan matang. Selain itu, keterbatasan akses istirahat di tol memperparah kondisi. Jarak antar rest area yang jauh, ditambah antrean panjang bahkan hingga penuh, membuat pengemudi sulit berhenti untuk memulihkan kondisi. “Rest area bisa berjarak 20 km, tapi ditempuh bukan satu jam, bisa lebih karena padat. Bahkan kadang tidak bisa masuk karena sudah penuh,” kata Jusri. Menurut dia, kondisi tersebut berbeda dengan jalan arteri yang memiliki lebih banyak pilihan tempat istirahat, seperti masjid atau area umum lainnya. Hal ini membuat pengemudi memiliki fleksibilitas untuk berhenti kapan saja. Karena itu, Jusri menyarankan pengemudi untuk tidak memaksakan diri bertahan di tol saat kemacetan sudah terlalu parah. Keluar dari tol menjadi langkah paling aman untuk menghindari kelelahan berlebih. “Sekali lagi, kalau kita bicara keletihan sebagai tantangan utama, maka anda dalam situasi ini segera keluar dari tol,” kata Jusri. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang