JAKARTA, KOMPAS.com – Saat tren perang harga mobil baru yang masih berlangsung hingga awal 2026. Pasar mobil bekas justru menunjukkan ketahanan yang menarik, khususnya untuk segmen kendaraan komersial dan mobil keluarga. Balai lelang menjadi salah satu barometer yang memperlihatkan bahwa tidak semua lini terdampak strategi diskon besar-besaran di pasar mobil baru. Ilustrasi lelang kendaraan di balai lelang JBA “Di tengah tren perang harga mobil baru hingga awal 2026, harga mobil bekas di balai lelang relatif stabil,” ujar COO JBA Indonesia, Deny Gunawan, kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2026). “Hal ini karena harga terbentuk secara terbuka melalui mekanisme penawaran (open bidding) yang mencerminkan keseimbangan supply dan demand secara langsung,” kata dia. Deny juga mengatakan, kendaraan dengan fungsi utilitarian, seperti pikap niaga ringan untuk operasional usaha maupun MPV keluarga untuk mobilitas harian, tetap diburu pembeli. JBA Indonesia cabang Jakarta Kebutuhan riil masyarakat dan pelaku usaha membuat segmen ini tidak terlalu terpengaruh fluktuasi harga mobil baru yang sedang agresif memberikan potongan harga. “Permintaan tetap kuat pada kendaraan yang memiliki fungsi jelas, seperti niaga ringan dan kendaraan keluarga dengan harga kompetitif,” ucap Deny. “Artinya, pasar mobil bekas lebih dipengaruhi kebutuhan penggunaan dibanding sekadar tren diskon mobil baru,” ujar dia. Ilustrasi lelang kendaraan di balai lelang JBA Di samping itu, mekanisme open bidding di balai lelang juga menjadi faktor kunci. Harga terbentuk secara transparan berdasarkan penawaran langsung dari peserta lelang, sehingga mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya. Ketika permintaan untuk kendaraan komersial dan mobil keluarga tetap tinggi, harga pun cenderung stabil karena ada keseimbangan antara pasokan dan minat beli. Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar mobil bekas memiliki karakter berbeda dibanding mobil baru. Bagi pelaku usaha kecil maupun keluarga muda, kendaraan dengan harga kompetitif dan fungsi jelas menjadi prioritas, terlepas dari perang harga di showroom mobil baru. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang