BYD dikabarkan segera meluncurkan mobil baru berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia pada pertengahan Mei 2026. Mobil tersebut diduga kuat merupakan BYD M6 versi DM-i yang sebelumnya sudah beberapa kali tertangkap kamera sedang diuji jalan di Indonesia menggunakan balutan kamuflase. Informasi soal jadwal peluncuran hingga estimasi harga mobil tersebut juga mulai beredar dari tenaga penjual BYD. “Tanggal 18 ini (Mei 2026) meluncurnya. Kisaran harga Rp 320 juta sampai Rp 380 juta, estimasinya. Untuk pre-booking cukup Rp 5 juta saja dulu,” kata salah satu tenaga penjual BYD kepada Kompas.com, Senin (11/5/2026). Kehadiran BYD M6 berteknologi DM memang sudah cukup lama menjadi pembicaraan di kalangan pencinta otomotif Tanah Air. Terlebih beberapa waktu lalu, mobil yang diduga sebagai BYD M6 PHEV tertangkap kamera sedang diuji jalan di Indonesia dan fotonya ramai beredar di media sosial. Secara tampilan, desain mobil tersebut memang sangat mirip dengan BYD M6 listrik yang sudah dipasarkan di Indonesia. Namun terdapat sedikit perbedaan di bagian depan, terutama pada area grille atau kisi-kisi yang menjadi ciri khas mobil bermesin bensin maupun hybrid. BYD mulai edukasi soal teknologi Dual Mode Secara global, BYD memang memiliki teknologi DM-i (Dual Mode Intelligent) yang menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik. Sistem tersebut memungkinkan mobil berjalan menggunakan tenaga listrik, namun tetap didukung mesin bensin sebagai sumber tenaga tambahan sekaligus pengisi daya baterai. Teknologi plug-in hybrid milik BYD itu disebut mampu menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik dibanding mobil bensin konvensional, namun tetap fleksibel digunakan untuk perjalanan jauh. Sinyal kehadiran teknologi tersebut di Indonesia sebelumnya juga sempat diberikan langsung oleh BYD Indonesia. Hal itu terlihat dari unggahan akun Instagram resmi BYD Indonesia yang menjelaskan secara ringan cara kerja teknologi BYD Dual Mode. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, juga mengonfirmasi pihaknya akan segera meluncurkan teknologi baru di pasar Indonesia. BYD M6 baru tertangkap kamera di Tol Semarang-Solo “Kami akan melakukan peluncuran teknologi baru dengan tingkat efisiensi jauh di atas mobil bensin konvensional biasa dan performa setara EV, ditambah fleksibilitas yang lebih tinggi,” kata Luther. Menurut dia, teknologi tersebut juga dinilai cocok dengan kondisi pasar otomotif Indonesia saat ini, terutama di tengah ketidakpastian harga bahan bakar. “Teknologi ini juga menjawab situasi ketidakpastian harga BBM saat ini dan sejalan dengan program transisi energi pemerintah,” ujar Luther. Jika benar BYD M6 DM-i meluncur dengan harga mulai Rp 320 jutaan, maka mobil ini berpotensi menjadi salah satu MPV PHEV dengan harga cukup terjangkau di Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang