Minat masyarakat terhadap mobil plug-in hybrid mulai menunjukkan tren positif di Indonesia. Hal itu terlihat dari respons pasar terhadap BYD M6 DM yang diklaim sudah mengantongi banyak pemesanan, meski tanpa menyebutkan angka pastinya. Untuk diketahui, model ini menjadi mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertama dari BYD yang resmi dipasarkan di Indonesia. Kehadirannya sekaligus membuka babak baru bagi BYD, yang sebelumnya lebih dikenal lewat lini kendaraan listrik murni. BYD M6 DM Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan antusiasme konsumen terhadap M6 DM terus meningkat. “Situasi dari demand terhadap M6 DM itu semakin tinggi pergerakannya. Khususnya di showroom-showroom kami banyak yang datang menanyakan dan ingin tahu lebih juga,” ujar Luther di Jakarta (26/5/2026). “Bahkan karena kami telah melakukan informasi indication price, kami juga sudah langsung mendapatkan order cukup besar, sudah ratusan unit yang kami dapat dari per hari kemarin, dan ini masih berjalan,” kata dia. BYD M6 DM SPK dari Berbagai Daerah Menariknya, permintaan terhadap BYD M6 DM tidak hanya datang dari konsumen di Jakarta atau kota besar utama. Luther menyebut banyak pesanan juga berasal dari daerah-daerah di Indonesia. Kondisi tersebut membuat BYD semakin percaya diri untuk memperluas kampanye pengenalan teknologi Dual Mode Hybrid ke berbagai kota. BYD M6 PHEV “Ini menjadi satu confidence level yang baik buat kita untuk semakin memperkenalkan teknologi ini ke daerah-daerah lewat kegiatan campaign tersebut,” ucap Luther. Karena itu, BYD berencana menggelar rangkaian kegiatan pengenalan produk dan teknologi ke sejumlah kota besar dalam beberapa minggu mendatang, mulai dari Medan, Semarang, Bandung, Surabaya, hingga Makassar. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lengkap mengenai teknologi Dual Mode yang menjadi andalan M6 DM. BYD M6 DM Andalkan Efisiensi dan Jarak Tempuh Berbeda dengan BYD M6 versi listrik murni, M6 DM menggabungkan mesin bensin 1.498 cc dengan motor listrik pintar menggunakan teknologi DM generasi kelima. Secara spesifikasi, mobil ini mengusung mesin bensin dengan tenaga sekitar 160 Tk dan torsi motor listrik mencapai 210 Nm. Sistem penggeraknya dipadukan dengan Dedicated Hybrid Transmission (E-CVT). BYD M6 DM Soal performa, BYD mengklaim M6 DM mampu berakselerasi dari 0-100 km per jam dalam waktu 9,1 detik. Sementara untuk baterai, mobil ini menggunakan BYD Blade Battery berbasis LFP berkapasitas 18,3 kWh. Dalam mode listrik murni, M6 DM diklaim bisa menempuh jarak hingga sekitar 100 kilometer tanpa menggunakan bensin. Adapun dalam kondisi baterai penuh dan tangki bensin terisi penuh, jarak tempuh kombinasi diklaim mencapai 1.300 kilometer. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang