BYD diduga akan segera memperkenalkan robot humanoid kepada publik untuk pertama kalinya. Dugaan ini menguat setelah muncul poster teaser yang diunggah akun WeChat Di Space Zhengzhou, sekaligus melanjutkan sinyal yang sebelumnya telah disampaikan para petinggi perusahaan mengenai ekspansi ke bidang robotika. Poster tersebut mengisyaratkan robot humanoid BYD akan tampil pada awal Agustus. Meski demikian, akun WeChat tersebut merupakan saluran lokal milik Di Space Zhengzhou, pusat edukasi dan pengalaman sains offline BYD, bukan akun resmi utama perusahaan. Hingga kini, BYD juga belum memberikan konfirmasi terkait jadwal peluncuran maupun rincian produk yang akan diperkenalkan. Berpeluang Tampilkan Prototipe Fisik Di Space selama ini dikenal sebagai lokasi yang menghadirkan berbagai pengalaman interaktif kepada pengunjung. Karena itu, banyak pihak memperkirakan agenda awal Agustus tersebut bukan sekadar menampilkan konsep, melainkan menjadi debut publik prototipe fisik robot humanoid BYD. Ilustrasi robot humanoid BYD Sinyal pengembangan robot humanoid sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan oleh jajaran eksekutif perusahaan. Wakil Presiden Eksekutif BYD Stella Li bahkan mengungkapkan harapannya agar seluruh jaringan diler BYD nantinya dilengkapi robot humanoid yang bertugas memperkenalkan produk kepada pelanggan. "Tujuan saya adalah menempatkan dua atau tiga robot di setiap diler," kata Li, dikutip dari Cnevpost.com, Selasa (28/7/2026). Menurut dia, robot tersebut dapat menjelaskan produk kepada pelanggan, menghidupkan suasana showroom, hingga mendemonstrasikan kendaraan. Li juga menilai robot humanoid untuk kebutuhan rumah tangga maupun sektor jasa akan menjadi pasar yang sangat besar. Bahkan, konsultan penjualan berbasis robot diperkirakan sudah dapat diterapkan secara praktis dalam satu hingga dua tahun ke depan. Meski demikian, Li menegaskan bahwa keberadaan robot tidak akan sepenuhnya menggantikan tenaga penjualan manusia. "Kita masih membutuhkan karyawan manusia, tetapi robotika dapat membantu kita meningkatkan layanan kita lebih jauh," ujar Li. Sebelumnya, media lokal Tiongkok melaporkan BYD telah membentuk tim khusus sejak akhir 2024 untuk mengembangkan teknologi embodied AI, termasuk robot humanoid, di bawah Divisi Bisnis ke-15. Manfaatkan Pengalaman AI Otomotif Li juga pernah menyebut pengembangan robot humanoid memiliki keterkaitan erat dengan teknologi kecerdasan buatan yang selama ini dikembangkan untuk kendaraan. Menurutnya, kemampuan AI pada industri otomotif memiliki fondasi teknologi yang sama dengan robotika sehingga menjadi keuntungan tersendiri bagi produsen mobil. Selain mengembangkan robot sendiri, BYD juga berencana membangun platform robot terbuka yang memungkinkan perusahaan memproduksi robot internal maupun hasil kolaborasi dengan mitra lain. Tren Baru Industri Otomotif Tiongkok Langkah BYD mengikuti tren yang kini berkembang di industri otomotif Tiongkok, di mana sejumlah pabrikan mulai serius mengembangkan robot humanoid. Robot humanoid di panggung pameran Chery Auto China 2026 di Beijing, China. Chery melalui merek Aimoga telah memasarkan robot humanoid kepada konsumen. Sementara itu, SAIC-GM memanfaatkan robot humanoid beroda pada lini produksi baterai. Xpeng juga menargetkan produksi massal robot humanoid Iron dimulai pada akhir tahun ini. Sementara Nio memilih memprioritaskan penjualan kendaraan. Kendati demikian, anak usaha pembuat chip miliknya, GeniTech Co Ltd (Shenji), telah meluncurkan platform pengembangan kecerdasan buatan bernama "Ruidong" pada ajang AI yang digelar awal bulan ini. Menariknya, BYD sebenarnya sudah lebih dulu memanfaatkan robot humanoid di lingkungan pabrik. UBTech Robotics mengungkapkan pada November 2024 bahwa robot humanoid buatannya telah digunakan bersama kendaraan tanpa pengemudi dalam operasional fasilitas produksi BYD.