BYD mengajak puluhan jurnalis dan konten kreator otomotif menguji langsung kemampuan BYD M6 DM PHEV Dual Mode melalui kegiatan Media Experience BYD DM Technology Challenge, Selasa (14/7/2026). Pengujian dilakukan di rute sepanjang 151 kilometer yang melintasi jalan perkotaan, tol, hingga kawasan pegunungan Jawa Barat. Perjalanan dimulai dari Showroom BYD Arista Suci Bandung menuju Istora Resto Jatiluhur, Purwakarta, kemudian dilanjutkan ke Asstro Highland Subang sebelum berakhir di SPBU Setiabudi, Bandung. Rute tersebut dipilih untuk merepresentasikan berbagai kondisi berkendara sehari-hari, mulai dari lalu lintas padat, jalan bebas hambatan, hingga tanjakan panjang yang menguji performa sekaligus efisiensi sistem plug-in hybrid. BYD M6 DM. Uji Teknologi Dual Mode Dalam pengujian tersebut, BYD mengusung tema GASS, akronim dari Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit, yang menjadi karakter utama BYD M6 DM PHEV. “Ini beda sama test drive biasanya, kami diminta menyelesaikan sejumlah tantangan untuk mengevaluasi kemampuan kendaraan,” ujar salah satu peserta, Dendi. Di kawasan Istora Resto Jatiluhur, peserta harus mengemudikan mobil dengan 10 bola tenis di kap depan dan 10 bola lainnya di atap kendaraan. off test drive BYD M6 DM Tantangan itu dirancang untuk menguji kehalusan suspensi, kontrol pedal gas dan rem, serta kestabilan bodi selama mobil bergerak. Selanjutnya di Asstro Highland Subang, peserta melewati lintasan zigzag untuk menguji respons kemudi, kelincahan sasis, serta karakter akselerasi saat berpindah arah. Pengujian ditutup dengan kompetisi efisiensi bahan bakar guna mencari konsumsi BBM paling hemat selama perjalanan. BYD M6 DM. Akselerasi Halus, Kabin Tetap Senyap Selama perjalanan, karakter elektrifikasi BYD M6 DM PHEV langsung terasa sejak mobil mulai bergerak. Motor listrik menghasilkan torsi instan sehingga mobil berakselerasi ringan tanpa jeda, terutama saat meninggalkan persimpangan maupun ketika melakukan manuver mendahului kendaraan lain. Memasuki tanjakan menuju Asstro Highland, distribusi tenaga antara motor listrik dan mesin bensin berlangsung mulus tanpa gejala kehilangan tenaga. Test drive BYD M6 DM di jalur Medan?Berastagi Perpindahan kerja kedua sumber tenaga tersebut nyaris tidak terasa dari dalam kabin sehingga ritme berkendara tetap konsisten meski kondisi jalan berubah. Kenyamanan kabin juga menjadi salah satu aspek yang menonjol. Saat menggunakan mode EV, suara dari luar kendaraan teredam dengan baik sehingga perjalanan terasa senyap. “Ketika mesin bensin aktif untuk membantu pengisian daya maupun menopang performa, tingkat kebisingannya tetap rendah,” tutur Dendi. Salah satu produk baru BYD M6 DM sudah ada di Surabaya yang menjadi salah satu kota yang mendapat perhatian besar dari PT BYD Motor Indonesia karena dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan kendaraan elektrifikasi di kawasan timur Indonesia. Efisiensi Jadi Penutup Pengujian Pada tantangan membawa bola tenis, bola tetap berada di posisinya sepanjang lintasan berkat pengoperasian pedal yang halus dan pengendalian kendaraan yang stabil. Sementara pada sesi zigzag, dimensi MPV tidak membuat mobil terasa sulit dikendalikan. Bobot kemudi dinilai proporsional, sedangkan respons motor listrik membantu mobil berpindah arah dengan cepat. Rangkaian pengujian berakhir di SPBU Setiabudi, Bandung, untuk menghitung konsumsi bahan bakar setelah kendaraan menempuh jarak 151 kilometer. BYD M6 DM Hasil tersebut menjadi parameter untuk melihat efektivitas teknologi Dual Mode PHEV yang mengombinasikan motor listrik dengan mesin bensin dalam berbagai kondisi jalan. Bandung menjadi kota kelima dalam rangkaian BYD M6 DM PHEV Media Test Drive setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Medan, Semarang, dan Surabaya. Melalui kegiatan ini, BYD ingin menunjukkan bahwa teknologi plug-in hybrid tidak hanya menawarkan efisiensi bahan bakar, tetapi juga menghadirkan performa responsif, kenyamanan berkendara, dan kemampuan menempuh perjalanan jarak jauh tanpa bergantung sepenuhnya pada stasiun pengisian daya.