Pabrikan otomotif asal China, BYD, resmi memperkenalkan hatchback berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) terbaru mereka, BYD Dolphin G DM-i. Model ini dirancang khusus untuk menggebrak pasar Eropa. Dikutip dari Drive.com.au, Rabu (27/2/2026), meski keran informasinya sudah dibuka, BYD baru akan mengumumkan harga resminya pada Juni 2026 mendatang. Sementara untuk pengiriman unit ke konsumen dijadwalkan menyusul pada musim gugur tahun ini. Desain Eksterior yang Agresif Secara tampilan, BYD Dolphin G DM-i mengadopsi bahasa desain yang unik dan modern. Pada sektor fascia, mobil ini dibekali dengan lampu depan berdesain tipis, intake udara aktif, serta dua aliran udara (air dam) pada bumper depan yang memberikan kesan sporty. BYD Dolphin G DM-i Melihat ke bagian samping, aura modern makin kental berkat penggunaan pelek yang dibalut kelir hitam. Kemudian, gagang pintu model semi-tersembunyi (flush door handle). Selain itu, pilar D berkelir hitam turut memberikan efek atap mengambang (floating roof). Tak hanya estetika, fitur penunjang berkendara juga terbilang lengkap. Mobil ini sudah dilengkapi dengan sistem kamera surround-view serta sensor parkir di bagian depan dan belakang untuk memudahkan pengemudi. Dimensi dan Interior Dolphin G DM-i yang diperkenalkan ini dibalut dengan kelir warna oranye yang mencolok. Di atas kertas, mobil ini memiliki panjang bodi 4.160 mm dan lebar 1.825 mm. BYD Dolphin G DM-i Jika dibandingkan dengan varian Dolphin BEV (listrik murni) versi Eropa, model hybrid ini ternyata 130 mm lebih pendek, namun bodinya lebih lebar 55 mm. Masuk ke area kabin, interiornya didominasi oleh warna hitam. Pada bagian dasbor, bertengger layar sentuh model mengambang (floating touchscreen) berukuran besar khas BYD. Identitasnya sebagai varian khusus juga dipertegas lewat emblem "G" yang tersemat di bagian sandaran kepala (headrest). Bocoran Spesifikasi dan Performa Hingga saat ini, BYD masih menutup rapat informasi mendetail mengenai dapur pacu Dolphin G DM-i. Namun, besar kemungkinan spesifikasinya tidak akan jauh berbeda dengan BYD Atto 2 DM-i (Yuan Up DM-i) yang dipasarkan di luar negeri. BYD Dolphin G DM-i Jika benar mengadopsi basis tersebut, maka mobil ini akan menggendong mesin 1.500 cc naturally aspirated yang mampu memuntahkan tenaga 72 kW (97 tk), dikombinasikan dengan motor listrik bertenaga 145 kW (194 tk). Untuk urusan catu daya, Atto 2 DM-i sendiri memiliki dua pilihan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP), yakni berkapasitas 7,8 kWh dan 18 kWh. Jika keduanya bersinergi, tenaga gabungan yang dihasilkan mampu mencapai 156 kW (209 tk). Dalam kondisi baterai penuh, jarak tempuh mode murni listriknya berkisar antara 40 hingga 90 km berdasarkan pengujian WLTP. Menariknya, BYD mengklaim bahwa jangkauan kombinasi (bensin dan listrik) Dolphin G DM-i ini mampu menembus angka 1.000 km. Langkah Strategis di Eropa Informasi lebih lengkap mengenai spesifikasi dan harga Dolphin G DM-i akan diungkap secara gamblang pada seremoni peluncurannya Juni 2026 mendatang. Langkah ini menjadi catatan sejarah tersendiri, sebab Dolphin G DM-i merupakan model pertama BYD yang dikembangkan secara khusus untuk konsumen di Benua Biru. Tak hanya itu, berkembang pula rumor kuat bahwa hatchback hybrid ini akan menjadi salah satu model pertama yang dirakit langsung di pabrik baru BYD Eropa yang berlokasi di Szeged, Hongaria. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang