Jasa Marga memproyeksikan adanya peningkatan volume lalu lintas pada Rabu (24/12/2025) selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan bahwa berdasarkan survei internal, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di lingkungan pemerintahan maupun sektor lainnya. “Berdasarkan pemantauan lalu lintas dan analisis pola mobilitas kendaraan, kami memproyeksikan adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan keluar Jabodetabek yang akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025,” ujar Rivan dalam keterangan resminya, Selasa (23/12/2025). Adanya perubahan pola perjalanan ini, lanjut Rivan, menjadi faktor penting dalam perencanaan operasional. Jasa Marga telah mengintensifkan koordinasi lintas instansi serta menyiagakan sumber daya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, andal, dan responsif. Foto udara kendaraan memasuki gerbang tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Jumat (28/3/2025). Pada H-3 Lebaran 2025, arus kendaraan di Gerbang Tol Cikatama terpantau ramai lancar. Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, Jasa Marga mengimplementasikan penguatan monitoring real-time, penambahan personel operasional di titik-titik strategis, pengaturan arus lalu lintas bersama kepolisian, serta optimalisasi fasilitas pendukung di rest area. Lebih lanjut, sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko keselamatan dan kepadatan, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk mengatur waktu istirahat di rest area sesuai kebutuhan guna mendukung kenyamanan dan keselamatan perjalanan. Distribusi Lalu Lintas Pada periode libur H-7 hingga H-3 Hari Natal 2025, yakni 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga 23 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, Jasa Marga mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek. Gerbang Tol Cikampek Utama Nataru 2025/2026 Jumlah tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung). Total volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek meningkat 10,1 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 753.284 kendaraan pada periode yang sama. Gerbang Tol Prambanan Nataru 2025/2026 Adapun distribusi lalu lintas dari ketiga arah, sebanyak 377.497 kendaraan menuju arah Timur (Trans-Jawa dan Bandung), 254.004 kendaraan menuju arah Barat (Merak), dan 197.722 kendaraan menuju arah Selatan (Puncak). Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang