Puncak arus mudik Lebaran 2026 diproyeksikan terjadi pada Rabu (18/3/2026), seiring meningkatnya volume kendaraan yang melintas di ruas tol Trans Jawa dalam beberapa hari terakhir. Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan lonjakan arus kendaraan diperkirakan mencapai titik tertinggi pada tanggal tersebut. “Berdasarkan proyeksi kami, puncak arus mudik tanggal 18 Maret 2026,” ujar Ria kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2026). Ia menjelaskan, peningkatan volume lalu lintas sudah mulai terlihat sejak pertengahan pekan. Bahkan, di sejumlah ruas utama seperti Jakarta–Cikampek dan Cikampek–Palimanan, volume kendaraan tercatat mulai meningkat dibandingkan lalu lintas normal harian. Data PT Jasa Marga menunjukkan, arus kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode awal mudik sudah mencapai ratusan ribu kendaraan. Pada periode H-10 hingga H-8 Lebaran 2026 saja, tercatat lebih dari 459.000 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama. Sejumlah kendaraan tampak meninggalkan wilayah Jabodetabek melalui Gerbang Tol Ciawi 1, Bogor, Senin (16/3/2026). Bahkan, secara keseluruhan selama periode mudik tahun ini, Jasa Marga memproyeksikan sekitar 3,5 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta melalui jalan tol, dengan mayoritas mengarah ke wilayah timur atau Trans Jawa. Selain itu, volume lalu lintas harian di sejumlah gerbang tol juga sudah mengalami kenaikan signifikan, mencapai kisaran 440.000 hingga 540.000 kendaraan per hari, atau meningkat hingga sekitar 78 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, dari sisi analisa kepolisian, Kepala Bagian Operasi Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menyebutkan bahwa puncak arus mudik tahun ini memang terjadi dalam dua gelombang. “Puncak arus mudik kami analisa terjadi dua kali. Satu di tanggal 14 kemarin, dan satu lagi yang signifikan kemungkinan besar di tanggal 18 atau esok hari,” ujar Robby. Ia menambahkan, lonjakan kedua dipengaruhi oleh momen Hari Raya Nyepi, yang membuat sebagian masyarakat memilih waktu keberangkatan berbeda. Meski demikian, kondisi lalu lintas di dalam kota Jakarta hingga saat ini masih terpantau lancar dan terkendali, termasuk untuk kendaraan yang mengarah ke timur maupun Banten dan Sumatera. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang