Perjalanan mudik Lebaran sering diwarnai padatnya kendaraan di jalan tol. Namun, kondisi tersebut masih ada pengemudi yang berhenti di bahu jalan tol untuk beristirahat sejenak. Padahal, kebiasaan berhenti di bahu jalan tol ini menyimpan berbagai risiko keselamatan yang sering kali tidak disadari pengemudi. Perlu dicatat, bahu jalan tol pada dasarnya disediakan sebagai area darurat bagi kendaraan yang mengalami gangguan, seperti mesin mogok, ban pecah, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan kendaraan melanjutkan perjalanan. Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC) mengatakan, kalau berhenti di bahu jalan tol bukan karena alasan darurat maka tidak diperbolehkan. Ilustrasi ramai-ramai mobil pakai bahu jalan tol “Bahu jalan tol hanya untuk darurat bukan untuk istirahat karena ada risiko tertabrak dari belakang oleh kendaraan yang mendahului dari bahu jalan,” ucap Marcell kepada Kompas.com, Senin (16/3/2026). Selain itu, Marcell juga mengatakan bahwa berhenti di bahu jalan tol dapat meningkatkan risiko terserempet kendaraan lain. “Risiko terserempet juga bisa terjadi saat penumpang maupun pengemudi turun dari kendaraan,” ujarnya. Sementara, Training Director Safety Driving Consultant Indonesia, Sony Susmana, menjelaskan bahwa berhenti di bahu jalan sebenarnya aman, asalkan pengemudi memahami aturan yang berlaku. Namun, kondisi di Indonesia berbeda. "Di Indonesia masih sering menggunakan bahu jalan untuk mendahului. Selama ini bahu jalan tol sering dipakai untuk menyusul, bahkan dalam kecepatan tinggi," kata Sony kepada Kompas.com. Meskipun berhenti di bahu jalan saat darurat diperbolehkan, kebiasaan pengguna jalan tol di Indonesia membuat hal ini berisiko. Berhenti terlalu lama dapat berbahaya karena adanya risiko pengemudi lain yang melaju kencang di bahu jalan. "Mobil yang berhenti di bahu jalan sudah benar. Tapi risikonya tinggi tertabrak pengemudi yang enggak tertib," lanjut Sony. Maka dari itu, pengemudi diimbau hanya memanfaatkan bahu jalan tol saat kondisi darurat dan memilih rest area jika ingin beristirahat demi menjaga keselamatan selama perjalanan mudik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang