Arus balik Lebaran 2026 selalu identik dengan lonjakan kendaraan di jalan tol, yang membuat perjalanan jadi lebih padat dan penuh risiko. Dalam kondisi seperti ini, gangguan kecil seperti mobil bermasalah atau pengemudi kelelahan bisa terjadi sewaktu-waktu. Karena itu, penting bagi pemudik untuk memahami cara berhenti yang aman di bahu jalan tol agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pentingnya disiplin dalam penggunaan bahu jalan tol. “Pada prinsipnya bahu jalan tol memang diperuntukkan untuk darurat, terutama kendaraan yang berhenti mengalami kendala mesin maupun pengemudinya,” ucap Sony kepada Kompas.com, belum lama ini. Ilustrasi berhenti di bahu jalan tol. Meski demikian, masih banyak pengendara yang menyalahgunakan bahu jalan tol tidak sesuai peruntukannya, terutama saat arus balik Lebaran. “Tapi masalahnya kebiasaan yang sudah membudaya, dilakukan oleh banyak pengemudi di Indonesia yang suka menggunakan bahu jalan tol untuk menyusul, sehingga risiko tabrak belakang jadi momok menakutkan, karena pasti kecepatannya tinggi,” ucapnya. Bahu jalan tol tidak boleh digunakan sembarangan karena memiliki fungsi khusus untuk kondisi darurat. Jika pengemudi terpaksa berhenti, ada prosedur keselamatan di bahu jalan tol yang wajib diikuti agar tetap aman, terutama saat arus balik Lebaran. “Tidak ada alternatif lain jika memang harus berhenti di bahu jalan tol, pengemudi sebaiknya melakukan lima langkah pengamanan,” ucapnya. Adapun lima langkah pengamanan tersebut menurut Sony adalah: Nyalakan lampu hazard Pasang segitiga pengaman sekitar 5–10 meter di belakang kendaraan Jika memungkinkan, keluarkan semua penumpang dan amankan mereka menjauh ke depan mobil Hubungi petugas jalan tol untuk meminta pertolongan Tetap awasi kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan Dengan menerapkan langkah pengamanan di bahu jalan tol secara tepat, risiko kecelakaan saat arus balik Lebaran dapat diminimalkan, sehingga pengemudi dan penumpang tetap aman hingga bantuan tiba. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang