Polres Boyolali menyediakan layanan derek gratis khusus untuk membantu pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini berlangsung dari H-6 sampai H+6 Lebaran di ruas Tol Boyolali. Program ini menjadi bagian dari pengamanan terpadu agar perjalanan di jalur tol tetap aman dan lancar. Arif, anggota Satlantas Polres Boyolali mengatakan layanan ini diperuntukkan bagi kendaraan yang mengalami mogok di jalan tol wilayah Boyolali. “Pengemudi tidak dikenakan biaya derek, sehingga bisa lebih tenang saat menghadapi kondisi darurat, bisa panggil tim kami atau kami akan menyisir area ruas Tol Boyolali,” ucap Arif kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Petugas derek disiagakan selama 24 jam penuh. Hal ini memastikan bantuan dapat diberikan kapan saja, baik siang maupun malam selama periode mudik dan arus balik. Unit derek ditempatkan di titik strategis seperti exit tol dan ruas rawan gangguan. Penempatan ini bertujuan agar waktu respons terhadap kendaraan bermasalah bisa lebih cepat. Layanan derek tol gratis dari Satlantas Polres Boyolali. Untuk mengakses layanan, pemudik cukup menghubungi call center polisi di nomor 110. Petugas akan segera mengirim bantuan ke lokasi kendaraan. Pemudik juga bisa melaporkan ke petugas polisi yang berjaga di masing-masing pos yang sudah disediakan untuk mempercepat koordinasi bantuan. “Mobil mogok akan dievakuasi ke exit tol terdekat, dan kami juga sudah bekerja sama dengan sejumlah bengkel yang ikut bersiaga,” ucap Arif. Tujuan utama layanan derek gratis ini adalah menjaga keselamatan pemudik. Selain itu, layanan ini juga membantu mengurangi kemacetan akibat kendaraan mogok di tol. Dengan adanya layanan ini, pemudik diharapkan merasa lebih aman. Jika terjadi kendala di perjalanan, bantuan dapat segera diperoleh tanpa biaya tambahan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang