Mobil yang tiba-tiba mogok saat digunakan menerobos banjir, tak dianjurkan menyalakan atau starter ulang. Pasalnya, ada risiko besar ketika pengendara mencoba menyalakan mesin saat mobil sudah mogok. Hal ini penting diketahui konsumen, khususnya di tengah musim hujan di beberapa wilayah di Indonesia. Mengingat sejumlah jalan raya bisa saja tergenang ketika hujan turun. Eko Setiawan, pemilik Everest Motors Bintaro, Tangerang Selatan mengatakan, potensi mesin mobil mogok saat melewati banjir sangat tinggi. “Jika mesin terlanjur mati di tengah banjir, jangan nyalakan ulang, ini bisa jadi tanda telah terjadi water hammer, dorong ke tempat kering dan periksa dulu,” ucap Eko kepada KOMPAS.com, Kamis (6/11/2025). Pengendara cenderung akan menghidupkan mesin mobil kembali setelah mogok, dengan harapan mesin kembali menyala dan dapat melanjutkan perjalanan. Tapi, justru yang terjadi adanya potensi mesin rusak lebih parah. “Pengemudi harus tahu, apa penyebab mesin mati tiba-tiba saat menerjang banjir, setelah mesin mati, bila kondisi mobil tergenang maka potensi air masuk ke ruang bakar lebih besar,” ucap Eko. Tangkap layar CCTV kondisi Pantura Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang masih terendam banjir, Selasa (4/11/2025). Sebagai gambaran, air bisa masuk ke ruang bakar lewat saluran masuk udara yakni filter udara, intake manifold dan sejenisnya. Selain itu, air juga bisa masuk lewat saluran gas buang atau lubang knalpot. “Air akan menjadi penghambat mesin berputar, sehingga mesin akan mati, selain mati, ada potensi lengan piston bengkok dan rusak lebih parah, bila setelah mesin mati pengemudi coba menghidupkan kembali,” ucap Eko. Saat mesin mati di tengah banjir tersebut, air akan lebih mudah masuk ke ruang bakar. Bila pengemudi menstarter mobil kembali, maka mesin akan dipaksa berputar. Air yang masih terperangkap di ruang bakar akan dikompres lagi. “Dampaknya kerusakan lengan piston makin parah, bahkan bisa saja patah, karena sifat molekul air lebih padat daripada udara, kompresi akan meningkat signifikan di luar kemampuan mesin,” ucap Eko. Genangan air imbas hujan deras di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Selasa (12/8/2025). Dengan tidak menghidupkan kembali mesin mobil yang mogok di tengah banjir, maka konsumen sudah menghindari risiko kerusakan mesin lebih besar. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.