Motor yang terendam banjir tidak selalu langsung menunjukkan kerusakan serius. Namun, kesalahan penanganan di tahap awal justru dapat memperparah kondisi kendaraan dan berujung pada perbaikan besar. Masih banyak pemilik motor yang tergoda menyalakan mesin setelah terendam air, padahal tindakan ini menyimpan risiko kerusakan fatal. Menurut Victor Assani, 2W Territory Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), langkah paling krusial saat motor terendam banjir adalah memastikan mesin tidak dinyalakan sama sekali. Pasalnya, Air yang masuk ke dalam mesin dapat memicu kerusakan serius jika dipaksa bekerja. “Hal utama yang harus dihindari adalah menyalakan mesin. Saat motor terendam air, ada risiko water hammer jika mesin dipaksa hidup, dan dampaknya bisa merusak komponen internal,” kata Victor kepada Kompas.com, Jumat (23/1/2026). Victor menjelaskan, air yang masuk ke ruang bakar tidak bisa dikompresi seperti campuran udara dan bahan bakar. Kondisi tersebut dapat menyebabkan piston, stang piston, hingga blok mesin mengalami kerusakan. Jika sudah terjadi, perbaikannya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bengkel Sepeda Motor Sam Dadi Jaya Motor di Kota Malang, Jawa Timur. Ia menambahkan, setelah motor terendam, pemilik disarankan segera membawa kendaraan ke bengkel resmi atau bengkel terpercaya. Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa air atau lumpur yang tertinggal di dalam mesin maupun sistem pendukung lainnya. “Motor harus dibersihkan, dikeringkan, dan dinetralkan dari kontaminasi air, baik yang bercampur dengan oli maupun bahan bakar. Penanganan ini penting supaya kerusakan tidak merambat ke komponen lain,” ujarnya. Victor juga mengingatkan, apabila motor sudah dalam kondisi mogok setelah terendam banjir, pemilik sebaiknya tidak mencoba memperbaiki sendiri tanpa pengetahuan yang memadai. Tindakan yang keliru justru bisa memperbesar risiko kerusakan dan menambah biaya perbaikan. Ilustrasi motor melewati banjir Menurutnya, penanganan yang tepat sejak awal akan sangat menentukan kondisi motor ke depannya. Semakin cepat motor ditangani secara profesional, semakin besar peluang kerusakan dapat diminimalkan dan kendaraan tetap layak digunakan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang