Banyak pengemudi percaya bahwa setelah perjalanan jauh mesin mobil tidak boleh langsung dimatikan. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah, karena dalam kondisi tertentu mesin memang sebaiknya didiamkan sebentar sebelum dimatikan. Setelah menempuh perjalanan jauh, terutama di jalan tol atau saat mudik, mesin mobil bekerja cukup berat. Suhu mesin biasanya meningkat karena pembakaran berlangsung terus-menerus dalam waktu lama. Muchlis, Pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan aturan tersebut tak berlaku untuk semua model mobil. “Mesin bensin maupun diesel boleh dimatikan langsung, kecuali ada turbocharger-nya, memang sebaiknya menunggu 30 detik sampai 1 menit stasioner, baru dimatikan,” ucap Muchlis kepada KOMPAS.com, Senin (16/3/2026). Mesin turbo tidak boleh langsung dimatikan setelah digunakan, terutama setelah perjalanan jauh atau kecepatan tinggi, karena dapat merusak komponen turbocharger akibat panas ekstrem yang tidak didinginkan dengan optimal. Jika mesin langsung dimatikan, maka sirkulasi oli dan cairan pendingin juga berhenti seketika. Padahal kedua komponen ini masih dibutuhkan untuk membantu menurunkan suhu mesin secara bertahap. Arus lalulintas kendaraan pemudik di Tol Cipali Senin(16/3/2026) siang (FOTO : KOMPAS.com / Ahya Nurdin) “Membiarkan mesin tetap hidup dalam kondisi idle selama sekitar 30 detik hingga satu menit dapat membantu menstabilkan suhu. Cara ini membuat panas mesin turun secara perlahan dan lebih aman bagi komponen,” ucap Muchlis. Turbo bekerja pada putaran sangat tinggi dan menghasilkan panas yang besar saat mesin dipacu. Dengan idle sejenak, turbocharger memiliki waktu untuk mendingin sekaligus tetap mendapatkan pelumasan dari oli mesin. Ini bisa membantu memperpanjang usia komponen turbo. “Namun pada mobil modern tanpa turbo, mematikan mesin setelah perjalanan normal boleh saja dilakukan, sistem pendingin dan teknologi mesin sudah dirancang lebih efisien,” ucap Muchlis. Kesimpulannya, mesin mobil tidak harus selalu menunggu lama sebelum dimatikan. Namun memberi jeda singkat setelah perjalanan jauh, dapat membantu menjaga suhu mesin tetap stabil dan komponen lebih awet. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang