Level minyak rem (brake fluid) bisa sedikit berkurang saat perjalanan jauh, karena pemakaian. Tapi, ada batasannya, bila kurangnya cukup banyak maka perlu diperiksa. Pasalnya, pada kondisi tertentu, level minyak rem yang kurang bisa menjadi tanda adanya kebocoran. Kondisi tersebut bisa membuat fungsi rem menurun. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan level minyak rem pada reservoir bisa sedikit turun, tapi bukan berarti volumenya berkurang. “Ketika mobil dioperasikan, khususnya saat mengerem, kampas akan semakin menipis karena gaya gesek, sehingga posisi piston akan semakin maju, sehingga ada ruang kosong dalam silinder yang terisi minyak rem,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Jumat (26/12/2025). Pada kondisi tersebut, minyak rem tidak mengalami penyusutan atau pengurangan volume. Tapi, levelnya di reservoir akan menurun karena minyak mengisi ruang kosong ketika kampas mulai tipis. Kondisi ini berpotensi terjadi setelah mobil dipakai di jalan pegunungan, yang membutuhkan pengereman lebih sering atau di lalu lintas macet. Stop and go akan membuat rem bekerja lebih berat. Minyak rem mobil Prestone “Itu yang normal, dan biasanya tidak ada penurunan performa saat mengerem, tapi bila ada penurunan, seperti misal rem jadi lebih dalam saat pedal diinjak, sebaiknya dilakukan pemeriksaan,” ucap Imun. Minyak rem berkurang bisa juga disebabkan adanya kebocoran, seperti seal master silinder atau silinder roda bocor karena usia pemakaian, atau ada kebocoran lainnya. “Seharusnya minyak rem ini salurannya tertutup agar bisa bekerja normal, sehingga tak ada udara palsu yang masuk, tapi ketika misal seal bocor, selang sobek, ada baut nepel yang kurang kencang, minyak rem bisa keluar,” ucap Imun. Ilustrasi mengerem mobil. Kondisi tersebut bisa membuat volume minyak rem berkurang dan diikuti dengan penurunan performa. Maka dari itu, pada kondisi kedua ini bisa dinyatakan sistem rem abnormal. “Bila sudah demikian, ada potensi kebocoran, sebaiknya mobil tak dipaksakan jalan, sebelum dilakukan perbaikan, perjalanan tertunda tidak masalah asalkan aman,” ucap Imun. Pengendara bisa menghubungi bengkel terdekat untuk melakukan kunjungan. Bila memungkinkan perbaikan bisa dilakukan di lokasi, tapi tergantung dengan pihak bengkel apakah sanggup atau tidak. Jadi, ketika level minyak rem di reservoir berkurang, pengendara tak perlu panik dan buru-buru khawatir bahwa ada sistem yang abnormal, karena ada dua kondisi seperti yang dijelaskan di atas. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang