Saat perjalanan jauh, mobil dengan internal combustion engine (ICE) rawan terkena panas berlebih atau overheating. Hal ini terjadi karena durasi mesin bekerja lebih panjang daripada biasanya. Sehingga, sistem pendingin yang mulai lemah performanya bisa mengalami overheating di tengah perjalanan. Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda Yogyakarta mengatakan potensi mobil mengalami overheating saat perjalanan jauh ada, namun hal itu bisa dicegah dengan perawatan sistem pendingin. “Sebenarnya, sistem pendingin mesin ini harus dirawat secara teratur, caranya dengan selalu menggunakan coolant untuk cairan pendingin, dan membersihkan radiator bila memang diperlukan,” ucap Hardi kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Saat digunakan untuk mobilitas harian, menurut Hardi, bisa saja sistem pendingin masih mampu mengakomodasi pendinginan karena beban kerja mesin terbatas. Sedangkan saat perjalanan jauh, bebannya bertambah. “Sehingga, sistem pendingin yang sudah mulai lemah tak mampu menjaga suhu kerja ideal mesin, dampaknya terjadi overheating saat perjalanan jauh atau mobil lewat jalan menanjak,” ucap Hardi. Ilustrasi radiator pada mobil. Kondisi tersebut akan membuat suhu kerja mesin dan tekanan di dalam radiator meningkat drastis, karena mesin berputar lebih cepat dan bebannya bertambah. “Maka dari itu perawatan penting sebelum perjalanan jauh, untuk memastikan aliran air radiator lancar, kipasnya berputar optimal, dan kondisi coolant masih layak pakai,” ucap Hardi. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan saat perjalan jauh, mobil akan mengalami beragam kondisi yang lebih kompleks. “Tak hanya tanjakan, arau soal waktu tempuh lebih lama, tapi cuaca dan kondisi lalu lintas akan sangat mempengaruhi, seperti cuaca panas di siang hari dan jalanan macet, akan meningkatkan risiko overheating,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Selasa (9/12/2025). Jadi, penyebab mobil rawan kena overheating saat perjalanan jauh bukan semata-mata kebetulan, melainkan bisa dijelaskan secara teknis mulai dari minimnya perawatan hingga kondisi lalu lintas. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang