Perjalanan jauh dengan mobil kerap dianggap cukup aman selama kendaraan dalam kondisi prima dan membawa ban cadangan. Namun, situasi darurat di jalan tidak selalu berkaitan dengan ban kempis. Ada beberapa gangguan lain sehingga pengemudi perlu menyiapkan perlengkapan pendukung lain agar tetap bisa mengatasi kondisi tak terduga tanpa panik. Menurut Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC), perlengkapan darurat memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan, terutama saat berkendara jarak jauh. “Ban cadangan memang penting, tapi itu bukan satu-satunya. Pengemudi perlu menyiapkan perlengkapan dasar agar bisa mengantisipasi gangguan ringan di jalan tanpa harus menunggu bantuan,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (24/12/2025). Marcell menjelaskan, dongkrak dan kunci roda wajib dipastikan tersedia dan berfungsi baik, karena tanpa dua alat tersebut ban cadangan tidak akan banyak membantu. Dongkrak mobil. Selain itu, segitiga pengaman juga perlu dibawa untuk memberi tanda saat mobil harus berhenti di bahu jalan, terutama di jalur cepat atau saat kondisi minim cahaya. Perlengkapan lain yang tak kalah penting adalah senter atau lampu darurat. Alat ini sangat membantu ketika harus melakukan pengecekan kendaraan di malam hari atau di lokasi dengan penerangan terbatas. Ilustrasi kabel jumper aki Kabel jumper juga disarankan selalu ada di bagasi untuk mengantisipasi aki melemah, yang sering terjadi saat perjalanan panjang. Untuk kondisi darurat tertentu, pemilik mobil sebaiknya membawa kotak P3K sebagai langkah awal penanganan cedera ringan. Marcell menilai, perlengkapan ini sering diabaikan, padahal fungsinya krusial ketika terjadi insiden kecil sebelum mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Selain itu, pengemudi juga disarankan membawa sarung tangan kerja dan lap atau kain bersih. Perlengkapan sederhana ini berguna saat harus memeriksa mesin, mengganti ban, atau membersihkan komponen tertentu tanpa melukai tangan. Marcell menegaskan, kesiapan perlengkapan darurat sebaiknya disesuaikan dengan karakter perjalanan. Jika rute yang dilalui cukup panjang atau melewati area sepi, maka daftar perlengkapan perlu lebih lengkap agar risiko terhambat di jalan bisa dikurangi. Dengan membawa perlengkapan darurat yang memadai, pengemudi tidak hanya mengandalkan kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan diri dalam menghadapi berbagai situasi di perjalanan jauh. Persiapan sederhana ini dapat menjadi pembeda antara perjalanan yang aman dan pengalaman tak menyenangkan di tengah jalan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang