Musim hujan yang disertai intensitas hujan tinggi dan potensi banjir membuat pemilik mobil perlu meningkatkan kewaspadaan. Dalam kondisi tersebut, pemilik kendaraan perlu menyiapkan peralatan darurat yang dapat digunakan saat mobil terjebak atau terendam banjir, guna mengantisipasi situasi darurat di jalan. Perlengkapan yang tepat tidak hanya membantu pengemudi mengatasi masalah teknis ringan, tetapi juga dapat mencegah kerusakan kendaraan yang lebih serius akibat hujan dan banjir. Menurut Lung Lung, pemilik bengkel spesialis Dokter Mobil, pemilik kendaraan sebaiknya tidak menganggap remeh perlengkapan darurat saat musim hujan, terutama ketika potensi banjir dan genangan air meningkat. Ia menegaskan, ada sejumlah peralatan dasar yang wajib selalu tersedia di dalam mobil untuk mengantisipasi kondisi darurat di jalan. dongkrak mobil Beberapa perlengkapan penting yang disarankan antara lain kunci roda dan dongkrak untuk kondisi ban bocor atau perlu penggantian roda di lokasi darurat. "Selain peralatan dasar tersebut, pastikan juga membawa kain lap kering dan cairan pembersih kelistrikan. Setelah mobil melewati banjir, periksa komponen listrik dan busi untuk mencegah korsleting," kata Lung Lung kepada Kompas.com, belum lama ini. Selain itu, senter juga perlu dibawa untuk membantu visibilitas saat perbaikan dilakukan di malam hari atau di area dengan pencahayaan minim. Kabel jumper juga menjadi perlengkapan penting, mengingat aki mobil berisiko mengalami gangguan setelah terpapar air atau genangan banjir. Tidak hanya itu, tali derek juga penting karena bisa digunakan sebagai solusi darurat jika mobil harus ditarik keluar dari area banjir atau jalanan licin. Lebih lanjut, Lung Lung menyebutkan bahwa pasir atau karung berisi pasir bisa menjadi solusi darurat yang bisa digunakan pemilik mobil. Pasir tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan daya cengkeram ban ketika mobil mengalami selip di jalanan licin akibat hujan, lumpur, atau genangan air. "Pasir ini dapat membantu mobil bergerak meskipun kondisi jalan penuh lumpur atau genangan air," ujarnya. Sebagai langkah antisipasi terakhir, Lung Lung juga menyarankan pemilik mobil untuk selalu menyimpan nomor darurat bengkel, layanan derek, maupun asuransi kendaraan. Menurutnya, langkah sederhana ini dapat menghemat waktu dan meminimalkan risiko kerusakan lebih parah apabila mobil mengalami kendala serius di tengah kondisi cuaca ekstrem atau banjir. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang