Bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran menggunakan mobil pribadi, memastikan kendaraan dalam kondisi prima menjadi hal yang wajib dilakukan sebelum berangkat. Selain melakukan servis dan pengecekan komponen utama, pengemudi juga perlu menyiapkan berbagai perlengkapan darurat di dalam mobil. Menurut Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC), perlengkapan darurat memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan, terutama saat berkendara jarak jauh. “Ban cadangan memang penting, tapi itu bukan satu-satunya. Pengemudi perlu menyiapkan perlengkapan dasar agar bisa mengantisipasi gangguan ringan di jalan tanpa harus menunggu bantuan,” ujarnya kepada Kompas.com, belum lama ini. Ilustrasi peralatan standar pada model yang wajib dibawa Menurut Marcell, pemilik mobil perlu memastikan dongkrak dan kunci roda selalu tersedia serta dalam kondisi berfungsi dengan baik. Kedua alat ini sangat penting karena tanpa dongkrak dan kunci roda, ban cadangan tidak akan bisa digunakan saat terjadi ban kempis atau pecah di perjalanan. Selain itu, segitiga pengaman juga wajib dibawa sebagai perlengkapan darurat mobil. Alat ini berfungsi memberi tanda peringatan kepada pengendara lain ketika kendaraan harus berhenti di bahu jalan, terutama di jalan tol, jalur cepat, atau saat kondisi pencahayaan minim. Perlengkapan lain yang tidak kalah penting adalah senter atau lampu darurat. Alat ini sangat membantu ketika pengemudi harus melakukan pengecekan kendaraan pada malam hari atau di lokasi dengan penerangan terbatas. Marcell juga menyarankan agar pengemudi selalu membawa kabel jumper di bagasi mobil. Peralatan ini berguna untuk mengatasi aki yang melemah atau tiba-tiba soak, kondisi yang cukup sering terjadi saat mobil digunakan untuk perjalanan jauh. Untuk mengantisipasi situasi darurat, kotak P3K juga sebaiknya tersedia di dalam mobil. Marcell menilai perlengkapan ini sering diabaikan oleh pengendara, padahal sangat penting untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi cedera ringan sebelum mendapatkan bantuan medis. Selain itu, pengemudi disarankan membawa sarung tangan kerja serta lap atau kain bersih.Perlengkapan sederhana ini berguna saat memeriksa mesin, mengganti ban, atau membersihkan komponen kendaraan tanpa melukai tangan. Ia menegaskan bahwa kelengkapan perlengkapan darurat mobil sebaiknya disesuaikan dengan karakter perjalanan. Jika rute yang dilalui cukup jauh atau melewati wilayah yang sepi, maka daftar peralatan yang dibawa sebaiknya lebih lengkap untuk mengurangi risiko terhambat di tengah perjalanan. Dengan membawa alat-alat penting seperti dongkrak, kabel jumper, hingga kotak P3K, risiko terhambat di jalan dapat diminimalkan dan perjalanan pun menjadi lebih aman serta nyaman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang