PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan membuka empat ruas tol fungsional saat arus mudik Lebaran 2026 yang berlangsung pada Maret mendatang. Pembukaan ruas tol baru tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah titik rawan selama musim mudik. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan keempat ruas tol yang difungsionalkan tersebut dapat digunakan masyarakat tanpa dikenakan tarif selama periode mudik. TOL BAWEN-YOGYAKARTA: Foto udara pembangunan gerbang tol pada proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kementerian PU mencatat per Desember 2025 pembangunan proyek jalan tol akses Yogyakarta-Bawen seksi 6 sepanjang 4,98 km di Kabupaten Semarang yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) itu telah mencapai 88,018 persen dan ditargetkan beroperasi secara fungsional pada Maret 2026 atau bertepatan dengan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H. "Untuk fungsional gratis," ujar Rivan dalam diskusi publik Mudik Outlook 2026 yang digelar Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Selasa (27/01/2026). Namun menurut Rivan, pengaturan lalu lintas akan dikoordinasikan secara ketat bersama Korlantas Polri agar tidak menimbulkan kepadatan baru, terutama di pintu keluar tol. "Tapi biasanya kita akan ambil bersama dengan Korlantas adalah rekayasa lalu-lintasnya, apakah digunakan penuh untuk belak-balik atau digunakan untuk satu arah," katanya. "Karena begitu ada satu ruas baru biasanya euforianya masuk ke sana semua, sehingga dampaknya akan padat di pintu keluar. Nah ini perlu rekayasa lalu-lintasnya," ujar Rivan. One way lokal di Tol Semarang-Solo Mudik Lebaran 2025 Empat ruas tol fungsional Ruas pertama adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dengan panjang koridor 62 kilometer. Rencana panjang fungsional pada ruas ini mencapai 54,75 kilometer, yang terdiri dari Paket 2A Setu-Sukaragam sepanjang 10,50 kilometer, Paket 2B Sukaragam-Bojongmangu sepanjang 13 kilometer, serta Paket 3 Bojongmangu-Sadang sepanjang 31,25 kilometer. Ruas kedua adalah Tol Yogyakarta-Bawen dengan panjang koridor 75,82 kilometer. Pada Lebaran 2026, tol ini akan difungsionalkan pada Seksi B Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Menjelang puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi mengoperasikan secara fungsional ruas Jalan Tol Probolinggo?Situbondo?Banyuwangi (Prosiwangi) Segmen Gending?Paiton. Ruas ketiga yakni Tol Yogyakarta-Solo dengan panjang total koridor 96,57 kilometer. Pada ruas ini, sepanjang 30,15 kilometer telah beroperasi bertarif, meliputi segmen Kartasura-Klaten sepanjang 22,30 kilometer dan Klaten-Prambanan sepanjang 7,85 kilometer. Selain itu, Jasa Marga juga akan membuka tol fungsional sepanjang 12,23 kilometer pada segmen Prambanan-Purwomartani. Rruas tol keempat adalah Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I (Probolinggo-Besuki). Rencana panjang tol fungsional pada ruas ini mencapai 49,68 kilometer, yang terdiri dari Paket 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer, Paket 2 Kraksaan-SS Paiton sepanjang 11,20 kilometer, serta Paket 3 SS Paiton-Besuki sepanjang 25,60 kilometer. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang