PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan kesiapan empat ruas tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Dengan total panjang ruas yang disiapkan mencapai 121,64 kilometer, ruas tersebut akan dioperasikan tanpa tarif. “Pengembangan jalan tol terus berjalan dan Jasa Marga masih mendapat penugasan untuk membangun ruas-ruas baru. Walaupun belum 100 persen beroperasi, ruas tersebut tetap bisa difungsionalkan setelah melalui berbagai tahapan persiapan,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono di JIEXpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2026). Proyek Tol Japek II Selatan Ia menyampaikan, Jasa Marga bersama Korlantas Polri telah melakukan pengecekan langsung guna memastikan seluruh ruas fungsional siap digunakan masyarakat saat periode mudik. Ruas pertama yang dipastikan siap adalah Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang 54,75 kilometer, yang menghubungkan Sadang hingga Setu. "Progres pembangunannya telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan rampung pada Maret 2026," kata dia. Rivan menjelaskan, tol ini akan menjadi jalur alternatif penting bagi pengguna jalan dari arah Bandung menuju Jawa Timur, sekaligus mengurangi beban lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek. Ruas kedua adalah Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I (Probolinggo–Besuki) sepanjang 49,68 kilometer. Jalur ini melintasi kawasan pegunungan Paiton dan dilengkapi sejumlah konstruksi berupa jalan layang dan jembatan. Menurut Rivan, pembukaan ruas ini akan memperlancar arus kendaraan menuju Banyuwangi dan Bali saat musim mudik. Ruas ketiga adalah Tol Yogyakarta–Bawen Seksi Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Meski relatif pendek, ruas ini dinilai strategis karena kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan, terutama di sekitar aktivitas pasar. “Ruas ini membantu mengurai kepadatan di simpang Bawen hingga Ambarawa,” ujar Rivan. Sementara itu, ruas keempat adalah lanjutan Tol Yogyakarta–Solo dari Prambanan hingga Purwomartani sepanjang 12,23 kilometer. Ruas tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah timur Yogyakarta. Rivan menambahkan, pembukaan tol fungsional bertujuan mendistribusikan arus kendaraan, khususnya di titik-titik pertemuan lalu lintas yang selama ini menjadi sumber kemacetan. Ilustrasi jalan tol di Sumatera. “Pengaturan penggunaannya, baik untuk arus mudik maupun arus balik, akan disesuaikan dengan kebijakan kepolisian. Jasa Marga siap mendukung seluruh pengaturan tersebut,” kata Rivan. Dengan kesiapan empat ruas ini, Jasa Marga berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang