Musim mudik Lebaran menjadi momen sibuk bagi layanan darurat kendaraan. Hal ini juga dirasakan oleh produk asuransi khusus kendaraan dari Asuransi Astra yaitu Garda Oto, yang mencatat sejumlah permintaan bantuan paling sering dari para pemudik. Head of Communication and Customer Service Management Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto, mengatakan bahwa layanan derek atau towing menjadi yang paling banyak diminta selama periode mudik. Garda Oto Siapkan layanan evakuasi banjir 24 Jam “Ini kita ngomong berarti layanan darurat ya. Kita banyak banget sebetulnya untuk digendong atau diderek. Jadi banyak kecelakaan. Kasus pertama itu,” kata Laurentius Iwan Pranoto menjawab Kompas.com, yang ditemui di Menara Astra, Jakarta, akhir pekan lalu. “Kedua, seringkali adalah baterai (aki). Jadi aki. Itu kadang-kadang kayaknya mungkin itu (seperti) sakit jantung ya, tiba-tiba ngedrop saja,” ujarnya. “Sama ketiga itu, ban. Jadi seringkali ban meletus segala macam,” kata Iwan. Untuk itu, Iwan mengatakan sebaiknya sebelum mudik kendaraan dilakukan pengecekan secara menyeluruh terlebih dahulu. Hal ini penting untuk memastikan seluruh komponen mobil dalam kondisi prima, sehingga dapat meminimalkan risiko gangguan di perjalanan. JAKARTA,25/02-KLAIM ASURANSI. Seorang nasabah mendapatkan pelayanan dari costumer service di kantor asuransi mobil Garda Oto, Jakarta, Selasa (25/02). Banjir besar yang melanda Jakarta pekan kemarin membuat sebagian besar mobil-mobil rusak dan mogok. Hal itu menyebabkan sebagian besar pemilik mobil melakukan klaim asuransi untuk memperbaiki mobilnya tersebut. Marketing Communication & Public Relations Head Asuransi Astra Buana (Garda Oto) Laurentius Iwan Pranoto mengatakan saat ini perusahaan telah menerima klaim sebanyak 180 unit mobil dengan kerusakan yang paling banyak adalah mesin terendam. KONTAN/Fransiskus Simbolon/25/02/2015/p Namun, jika hal tersebut tetap terjadi di perjalanan, Iwan mengatakan pihaknya siap memberikan bantuan kepada pelanggan. "Jadi kita bisa melayani itu gratis kok. Untuk aki, itu bisa dibantu jumper. Kalau ban, kita bisa bantu untuk misal tambal atau apa," kata Iwan. "Tapi pastikan informasinya lebih lengkap. Saat ini ada beberapa mobil tidak ada ban cadangan. Jadi diinformasikan. Jika memang itu nggak ada ban cadangannya, nanti kan mobilnya bisa digendong," katanya. "Kalau itu misal punya ban cadangan, kita bantu untuk ganti ban. Takutnya sopirnya perempuan. Kita perlu tenaga lebih. Kita juga kasih itu gratis untuk semua pelanggan,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang