Mobil bekas yang pernah terendam banjir berpotensi memiliki masalah tersembunyi di kemudian hari. Maka dari itu, calon pembeli harus teliti memilih unit. Mobil bekas pernah kena banjir cenderung meninggalkan jejak yang susah disembunyikan. Ini bisa menjadi panduan calon pembeli memilih unit. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan calon pembeli mobil bekas harus teliti memilih unit, pastikan tak memiliki riwayat pernah kebanjiran. “Pemeriksaan unit harus mendetail, mulai dari memastikan semua fungsi bekerja normal, elektrikal, mesin, interior dan transmisi, bila unit ada indikasi pernah terendam banjir, nanti dulu,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Minggu (25/1/2026). Indikasinya bisa berupa bau di dalam kabin, seperti apek, lembap, atau bau khas lumpur, Aroma ini tetap tercium meski sudah ditutupi dengan pengharum ruangan. “Bau yang susah hilang ini biasanya dari karpet, jok dan peredam lantai dasar, akibat pembersihan yang tidak optimal, kalau pun sudah dibersihkan optimal, akan ketahuan jok pernah dibongkar,” ucap Imun. Ilustrasi ECU mobil Tanda yang paling sering muncul, menurut Imun, adanya masalah kelistrikan baik muncul indikator malfungsi di layar informasi atau hanya ketika dipindai pakai alat diagnostik. Selain itu, mobil pernah terendam banjir akan meninggalkan jejak di sela-sela tak terjangkau. Seperti kolong dasbor, sudut-sudut laci atau pada baut. Pemilik GK Auto Service Gunung Kidul Elin mengatakan ada beberapa titik yang bisa dijadikan rujukan untuk memeriksa apakah mobil pernah mengalami banjir atau tidak. Ilustrasi pedal gas mobil tersangkut karpet “Lihat pada bagian pangkal pedal, dengan posisi tubuh jongkok di dekat bangku pengemudi dan sediakan penerangan, biasanya ada korosi kekuning-kuningan pada bagian pangkal pedal kalau mobil pernah kebanjiran,” ucap Elin kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Area lainnya, ada di bawah bangku. Bangku mobil terbuat dari rangka besi, biasanya luput dari pengawasan sehingga akan tersisa korosi. “Ada banyak kemungkinan, setiap komponen yang terbuat dari besi pasti akan korosi bila pernah terendam air, seperti bagian engsel pintu, comsteer, lantai dan sejenisnya,” ucap Elin. kondisi mobil terendam banjir Selain itu, area sabuk keselamatan, beberapa soket kelistrikan tampak pernah dibuka massal. Itu bisa menjadi pertanda pernah dilakukan pembongkaran. “Jika tak pernah dibongkar, akan ada noda tertinggal di sabuk keselamatan, seperti basah, lumpur atau jamur bila unit memang pernah terendam,” ucap Elin. Banyak oknum pedagang mobil bekas tak memaparkan apakah unit yang dijual punya riwayat terendam banjir, kadang mereka pura-pura tak tahu. “Kalau di kami, unit masuk pasti kami periksa, dipastikan bukan unit bekas banjir atau tabrakan, sehingga pembeli akan mendapatkan mobil berkualitas, ini akan memberikan rasa aman,” ucap Rio Ferdiyansyah, pemilik Showroom mobil bekas Elite Car Klaten. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang