Hujan deras dan banjir yang melanda beberapa wilayah Jakarta sering membuat para pemilik motor hanya fokus membersihkan bagian luar kendaraannya. Padahal, risiko kerusakan yang lebih serius bisa muncul dari dalam mesin. Tidak sedikit motor yang terlihat bersih ternyata mengalami kerusakan karena air masuk ke bagian penting seperti ruang bakar, oli, dan bahan bakar. Menurut Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales, setiap pengendara mesti mengecek secara rinci komponen kendaraan. “Setelah motor kena banjir, tidak cukup hanya dicuci. Pemeriksaan menyeluruh sangat penting, mulai dari BBM, oli, hingga memastikan tidak ada air yang masuk ke ruang bakar. Justru ini yang lebih berbahaya bagi mesin,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (14/1/2026). Salah satu risiko utama adalah kontaminasi oli. Ketika oli tercampur air, pembakaran dan pelumasan mesin terganggu sehingga berpotensi menimbulkan sludge dan aus dini pada komponen mesin. Selain itu, air yang masuk ke tangki bahan bakar atau karburator/injektor bisa mengganggu aliran bahan bakar dan mengurangi performa motor. Victor menekankan bahwa sistem kelistrikan motor juga rentan terkena dampak banjir. Ilustrasi servis motor “Korsleting bisa terjadi jika kabel atau sensor basah. Pastikan semua komponen kelistrikan dicek oleh mekanik profesional,” katanya. Tak hanya itu, rem, rantai, gir, hingga suspensi juga perlu mendapat perhatian. Air dan lumpur bisa mempercepat karat, mengurangi efektivitas pengereman, dan menurunkan kenyamanan berkendara. Filter udara yang basah pun dapat mengganggu pembakaran dan performa motor. “Pemeriksaan menyeluruh oleh mekanik berpengalaman sangat disarankan. Jangan tunggu sampai motor mogok atau muncul kerusakan serius,” kata Victor. Bagi pemilik motor, langkah pencegahan setelah banjir tidak sekadar soal penampilan, tetapi menjaga keamanan dan umur panjang kendaraan. Membersihkan bagian luar hanyalah langkah awal; pemeriksaan internal menyeluruh adalah kunci agar motor tetap aman dan prima. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang