Hujan deras yang mengguyur Jakarta dalam beberapa hari terakhir kembali memunculkan satu momok klasik bagi pengendara yakni banjir. Genangan air setinggi setengah ban hingga hampir menutup bodi mobil membuat banyak kendaraan terjebak, mogok, bahkan harus dievakuasi. Namun di tengah kekacauan itu, sempat beredar video justru viral di media sosial, yang menampilkan momen SUV listrik Chery J6 melaju tenang menerobos banjir tanpa drama. Chery J6 terlihat tetap melaju stabil meski harus melewati genangan air cukup dalam di salah satu ruas jalan ibu kota. Tidak tampak gejala mogok, lampu peringatan, atau perlambatan signifikan. Fenomena ini langsung memancing rasa penasaran publik, sekaligus mematahkan stigma bahwa mobil listrik adalah kendaraan yang “paling rentan” saat bertemu air. Padahal, justru sebaliknya. SUV listrik seperti Chery J6 dirancang dengan standar keamanan kelistrikan yang sangat ketat. Tidak ada sistem pembakaran, tidak ada intake udara mesin seperti mobil bensin atau diesel, sehingga risiko water hammer bisa dibilang nihil. Kuncinya terletak pada desain baterai dan sistem kelistrikan yang sepenuhnya tertutup serta dilindungi lapisan kedap air. Test drive Chery J6 di GIIAS 2025 Mark Yang, Country Director for iCAR Business Unit menjelaskan bahwa Chery memang sejak awal merancang J6 sebagai SUV listrik yang tangguh untuk berbagai kondisi jalan, termasuk banjir. “Chery J6 memiliki ground clearance yang tinggi, sehingga lebih aman saat melewati genangan air. Selain itu, seluruh sistem kelistrikan, termasuk baterai, sudah dilengkapi proteksi berlapis dan standar keamanan tinggi, sehingga tetap aman meskipun berada di kondisi ekstrem seperti banjir,” ujar Mark Yang, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu. Secara teknis, baterai pada Chery J6 menggunakan casing tertutup dengan standar proteksi tinggi terhadap air dan debu. Sistem ini dirancang agar tetap kedap meskipun terkena cipratan atau bahkan terendam air dalam batas tertentu. Ditambah lagi, komponen kelistrikan utama ditempatkan di area yang relatif aman dari paparan langsung air. Faktor lain yang membuat Chery J6 relatif “tenang” saat melintasi banjir adalah karakter mobil listrik itu sendiri. Motor listrik bisa menghasilkan torsi instan tanpa perlu putaran mesin tinggi. Artinya, mobil bisa berjalan perlahan namun konsisten, mengurangi risiko gelombang air besar yang bisa masuk ke kabin atau komponen vital. Tentu saja, bukan berarti pengendara boleh sembarangan menerobos banjir. Tetap ada batas aman ketinggian air yang harus diperhatikan, serta risiko kerusakan lain seperti kontaminasi air kotor ke sistem rem atau bahkan masuk ke dalam kabin. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang