Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 1–8 Mei 2026. Fenomena ini dipicu pasang maksimum air laut akibat fase bulan baru atau perigee, yang berpotensi meningkatkan tinggi muka air di pesisir utara Jakarta. “Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan, karena durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026). “Pastikan juga sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi baik untuk menghindari terjadinya genangan air,” kata dia. Sejumlah wilayah seperti Kamal Muara, Pluit, Ancol, hingga Tanjung Priok diprediksi terdampak, terutama saat puncak pasang pukul 20.00–01.00 WIB. Warga juga diminta memantau informasi resmi dan menghindari aktivitas di area rawan. Bagi pemilik mobil, banjir rob bukan sekadar genangan biasa. Air laut yang mengandung garam dapat mempercepat korosi pada komponen kendaraan. Banjir Rob Genangi Jalan RE Martadinata, Ketinggian Air 20 CM “Komponen bawah mobil seperti sasis, suspensi, dan knalpot adalah yang paling mudah berkarat. Air rob biasanya menggenang di area tersebut dan garam yang menempel akan mempercepat proses oksidasi,” ujar Lung Lung, pemilik bengkel Dokter Mobil, kepada Kompas.com belum lama ini. “Perkabelan, konektor listrik yang terendam air garam bisa korosi, terus terjadi arus pendek atau gangguan pada sistem elektronik mobil. Ini perlu perhatian khusus karena sulit terdeteksi langsung,” katanya. Untuk mengantisipasi, pemilik mobil disarankan memarkir kendaraan di lokasi lebih tinggi dan aman sebelum rob terjadi. Jika mobil sudah terendam, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mencuci kendaraan dengan air tawar. Ilustrasi mencuci mobil dapat membakar kalori untuk menurunkan berat badan. “Cuci mobil dengan air tawar secara menyeluruh, terutama bagian kolong dan celah-celah tersembunyi. Ini penting untuk menghilangkan sisa garam yang menempel," ujarnya. Langkah cepat dan tepat dapat mencegah kerusakan lebih parah serta menjaga kondisi mobil tetap optimal setelah terdampak banjir rob. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang