Overheat atau mesin terlalu panas menjadi salah satu risiko yang sering terjadi saat perjalanan jauh, terutama ketika mudik Lebaran. Kemacetan panjang, suhu udara tinggi, serta beban kendaraan berat dapat membuat suhu mesin meningkat. Karena itu, pengemudi perlu melakukan beberapa langkah pencegahan agar mobil tetap dalam kondisi aman selama perjalanan. Muchlis, pemilik bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan overheating bisa dicegah dengan persiapan yang benar dan terukur, khususnya dalam merawat mobil. “Agar mobil tidak overheating kuncinya ada di sistem pendingin, selama dia mampu bekerja dengan optimal maka mesin tetap aman dan tak akan mengalami overheating, pertanyaanya kan bagaimana agar sistem pendingin bekerja optimal,” ucap Muchlis kepada KOMPAS.com, Senin (9/3/2026). Radiator Langkah pertama adalah memeriksa kondisi radiator sebelum berangkat. Pastikan tidak ada kebocoran dan kisi-kisi radiator bersih dari kotoran agar proses pendinginan berjalan optimal. “Kebersihan radiator perlu diperhatikan, tak hanya dari sisi luar saja, tapi bagian dalamnya selaku tempat mengalirnya coolant untuk melepaskan panas, bila aliran terhambat akan membuat luas penampang pelepasan panas semakin kecil sehingga kurang optimal,” ucap Muchlis. Ilustrasi radiator pada mobil. Coolant Periksa volume dan kualitas coolant. Ganti bila kualitasnya sudah jelek dan tambah bila volumenya kurang. Cairan pendingin berfungsi menyerap panas dari mesin dan menjaga suhu tetap stabil selama mobil digunakan. “Pakai coolant agar pendinginan mesin optimal, cairan ini diformulasikan khusus punya anti karat, anti didih dan pembersih, sehingga dapat melindungi sistem pendingin dan mesin,” ucap Muchlis. Tutup Radiator Pastikan tutup radiator dalam kondisi baik. Komponen ini menjaga tekanan pada sistem pendingin sehingga sirkulasi cairan tetap optimal. Bila komponen ini rusak, coolant di reservoir bisa tertahan. “Padahal coolant di tangki cadangan berperan mendukung sistem pendingin ketika bekerja berat, volumenya akan naik turun terhubung dengan radiator, bila tutup rusak bakal tidak sesuai dan memicu overheating,” ucap Muchlis. Ilustrasi sistem pendingin mesin mobil Kipas Cek kondisi kipas radiator. Kipas membantu mendinginkan cairan radiator saat mobil berjalan pelan atau terjebak kemacetan. Sebagian model digerakkan oleh motor listrik dan ada yang masih mekanikal atau visco fan. Thermostat Pastikan thermostat bekerja normal. Komponen ini mengatur aliran cairan pendingin dari mesin ke radiator untuk mempercepat tercapainya suhu kerja mesin dan mengoptimalkan pendinginan. Maka dari itu, penting untuk melakukan servis berkala sebelum perjalanan mudik. Dengan memastikan sistem pendingin dan komponen mesin dalam kondisi prima, risiko mobil mengalami overheat selama perjalanan bisa diminimalisasi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang