Arus balik Lebaran identik dengan kepadatan lalu lintas yang tinggi, terutama di ruas tol dan jalur utama. Dalam kondisi macet panjang, risiko mobil mengalami overheat menjadi lebih besar karena mesin terus bekerja sementara aliran udara ke radiator tidak maksimal. Jika tidak ditangani dengan benar, overheat bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin, bahkan berujung mogok di tengah kemacetan yang semakin memperparah kondisi lalu lintas. Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk memahami cara mengatasi mobil overheat dengan aman, khususnya saat terjebak macet arus balik Lebaran. Volume kendaraan di jalur selatan Jawa Barat mulai mengalami lonjakan signifikan pada H+3 Lebaran, Selasa (24/3/2026). Guna mengantisipasi kemacetan panjang di titik pertemuan arus, kepolisian mulai menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way sepenggal. Iwan, Pemilik Iwan Motor Honda Auto Clinic mengatakan, ketika mobil mengalami overheat di kemacetan cari tempat yang aman dan pinggiran mobil. “Berhentilah di tempat aman dan buka kap mesin, dinginkan mesin selama 30 menit” ucap Iwan kepada Kompas.com, belum lama ini. Iwan melanjutkan, periksa air radiator di tabung cadangan dengan hati-hati untuk memastikan bahwa cairan pendingin berada pada level yang sesuai. Ia juga mengimbau pemilik kendaraan untuk tidak membuka tutup radiator saat mesin masih dalam kondisi panas “Kalau sudah dingin, periksa air radiator dan air di tabung cadangan, hati-hati saat membuka tutup radiator dan pastikan air radiator sudah tidak bertekanan. Pastikan selang-selang radiator tidak mengalami kebocoran, serta cek kipas pendingin masih bekerja dengan normal atau tidak. Iwan menyarankan, jika tidak bisa mengatasinya sendiri sebaiknya pemilik mobil perlu memanggil bengkel agar bisa ditangani dengan tepat. “Selebihnya, kalau tidak bisa mengatasi sendiri maka harus panggil bengkel,” kata Iwan. Dengan langkah penanganan yang tepat dan tidak panik, risiko kerusakan mesin akibat overheat saat macet arus balik Lebaran dapat diminimalkan sehingga perjalanan tetap aman dan lancar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang