Mobil bermesin turbo kini makin banyak beredar di pasar otomotif Indonesia. Tenaganya besar, respons mesinnya cepat, dan sensasi berkendaranya pun lebih menyenangkan. Namun, di balik kelebihan tersebut, ada anggapan yang menyebut bahwa mobil matik dengan mesin turbo lebih mudah overheat. Lantas benarkah demikian? Eddy Handoko Wijaya, pemilik bengkel spesialis transmisi otomatis Bos Matic, menyebut anggapan itu benar adanya lantaran mesin turbo memiliki suhu temperatur yang lebih tinggi. “Itu bener. Karena mesin turbo itu selalu lebih tinggi temperaturnya,” ujar Eddy kepada Kompas.com, Senin (4/11/2025). Eddy menjelaskan, mesin turbo secara alami bekerja lebih berat dibanding mesin non-turbo. Hal ini karena sistem induksi paksa pada turbo membuat tekanan udara di ruang bakar meningkat, sehingga menghasilkan panas lebih tinggi. Modifikasi Honda Brio pakai mesin turbo tenaga tembus 250 Whp Kondisi itu bukan cuma memengaruhi suhu mesin, tapi juga bisa berdampak ke sistem transmisi otomatisnya. “Kalau misalkan engine-nya di bore up atau dinaikkan, transmisinya ditambah juga. Mungkin koplingnya jadi racing, dan lain sebagainya. Karena pekerjaan dari mesinnya itu yang lebih berat kalau turbo, sudah pasti keberatan transmisinya," kata Eddy. Dengan beban kerja yang meningkat, transmisi otomatis berpotensi mengalami peningkatan suhu kerja. Jika tidak dikelola dengan baik, maka hal ini bisa memicu overheat pada oli transmisi, yang pada akhirnya menurunkan kinerjanya dan mempercepat keausan komponen di dalamnya. Sebagai langkah pencegahan, Eddy menyarankan pemilik mobil matik turbo untuk menambah transmisi cooler eksternal. Komponen ini berfungsi membantu menurunkan suhu oli transmisi agar tetap stabil meski mesin bekerja di beban tinggi. “Makanya pendinginnya kalau bisa ditambah eksternal cooler transmisinya,” kata Eddy. Dengan tambahan pendingin eksternal, sirkulasi oli transmisi jadi lebih optimal dan suhu kerja bisa dijaga, terutama saat mobil sering digunakan di kemacetan atau dipacu dalam waktu lama. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.