Banjir di DKI Jakarta kembali meluas dan berpotensi mengganggu mobilitas warga, khususnya pengguna kendaraan bermotor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga Senin (12/1/2026) pagi, genangan air terjadi di 23 ruas jalan serta 10 RT yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta menyampaikan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari. Berdasarkan data terakhir pukul 10.00 WIB, ketinggian air di sejumlah titik berada di kisaran 20 hingga 95 sentimeter. Kondisi akses Bandara Soekarno-Hatta di depan Hotel Ibis yang saat ini sedang dilakukan pemompaan air pada Senin (12/1/2026). Kondisi tersebut membuat pengendara perlu lebih waspada dalam menentukan rute perjalanan. Untuk menghindari jalur tergenang, masyarakat bisa memanfaatkan sejumlah platform pemantau banjir secara real-time. Berikut beberapa cara memantau titik banjir di Jakarta yang bisa dijadikan acuan sebelum berkendara: 1. Aplikasi JAKI Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) menyediakan fitur pemantauan banjir melalui menu JakPantau. Pengguna cukup memilih opsi Info Banjir, lalu menyesuaikan tanggal dan waktu pemantauan. Peta akan menampilkan titik genangan dengan kode warna berbeda sesuai kedalaman air, sehingga pengendara bisa memperkirakan tingkat risikonya. 2. Situs Resmi BPBD DKI Jakarta BPBD DKI Jakarta juga menyediakan data banjir terkini melalui laman resmi, https://bpbd.jakarta.go.id/infobanjir. Di dalamnya terdapat informasi jumlah RT terdampak, wilayah tergenang, hingga tinggi muka air di pos pantau. Data ini berguna sebagai referensi awal sebelum menentukan rute perjalanan. Situasi di Jalan Gunung Sahari yang berada di dekat Halte Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, terendam banjir setinggi 50 cm Senin (12/1/2025). Selain navigasi, Google Maps kerap menampilkan laporan pengguna terkait banjir atau hambatan jalan, yang ditandai dengan ikon peringatan. Aplikasi ini juga secara otomatis menyarankan rute alternatif jika jalur utama terdeteksi bermasalah. 4. Peta Pantau Banjir Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan Peta Pantau Banjir berbasis interaktif. Pengguna bisa melihat titik genangan aktif, ketinggian air, hingga laporan visual terbaru dari warga, sehingga lebih mudah menghindari jalur rawan banjir. Akses situs https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-informasi-banjir untuk mengetahui informasi banjir di Jakarta melalui Peta Pantau Banjir Jakarta. Dengan memanfaatkan berbagai sumber informasi tersebut, pengendara diharapkan dapat mengantisipasi genangan lebih dini, mengurangi risiko kendaraan mogok, serta menjaga keselamatan selama beraktivitas di tengah kondisi cuaca ekstrem. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang