Hujan yang terjadi sejak Sabtu (7/3/2026) malam hingga Minggu (8/3/2026) pagi membuat sejumlah ruas jalan tergenang air hingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan. Berdasarkan informasi dari Traffic Management Center Polda Metro Jaya, Minggu (4/3/2026), terdapat genangan air di sejumlah ruas jalan. Di antaranya adalah Jalan Satrio Grogol Jakarta Barat. Sejak pukul 03.44 WIB, ruas jalan tersebut tergenang air setinggi 30 cm, kendaraan masih bisa melintas. Namun petugas tetap mengimbau pengendara untuk berhati-hati. Genangan air juga terjadi di Jalan Swadarma Raya, Ulujami, Pesanggaragan Jakarta Selatan, di mana ketinggian air cukup dalam hingga tidak dapat dilalui oleh kendaraaan. Selanjutnya adalah ruas Jalan Daan Mogot, tepatnya depan Samsat Jakarta Barat. Ketinggian air mencapai 40-60 cm, dan untuk saat ini ruas jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan besar saja. Banjir juga terjadi di wilayah Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Iskandar Muda, depan mal Gandaria City dan Jalan Kemang Utara. Petugas mengimbau pengguna kendaraan untuk mencari jalur alternatif untuk menghindari genangan air. Jalan Pondok Kacang, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren terputus akibat genangan air, pada Minggu (8/3/2026). Satu mobil truk terjebak karena menerobos banjir di ruas jalan tersebut. Jalan Kapten Tendean Jakarta Selatan menjadi salah satu ruas jalan yang terimbas banjir pada Minggu pagi. Pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif lain dan berhati-hati saat berkendara. Genangan air juga turut berimbas pada sejumlah rute Transjakarta, yang dialihkan akibat genangan air merendam beberapa titik di kawasan Jakarta. Penyesuaian ini mencakup layanan BRT, Mikrotrans, hingga angkutan integrasi. “Sehubungan dengan genangan di beberapa titik, kami melakukan perpendekkan rute, pengalihan jalur, hingga penghentian sementara beberapa layanan,” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026). Daftar lima koridor BRT mengalami perubahan, berikut rinciannya: - Koridor 2A (Pulogadung 1 – Rawa Buaya): Perpendekkan rute sampai Damai akibat banjir di ruas Pulo Nangka. - Koridor 3 (Kalideres – Monas): Perpendek rute menjadi Damai – Monas karena genangan dan pembatas jalan roboh. - Koridor 6 (Ragunan – Galunggung) dan Koridor 13E (Puribeta – Kuningan): Dialihkan karena banjir di underpass Mampang. - Koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit): Jalur dialihkan via Tol Slipi 1 karena genangan lebih dari 30 cm setelah Halte Grogol. Sejumlah penumpang Bus Transjakarta rute B41 terpaksa mengantre di bawah ruko kosong dekat kurungan ayam karena belum terdapat halte di pemberhentian Komsen Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Kamis (19/2/2026). 10 rute Mikrotrans yang terdampak: - Stop operasi: JAK.04 (Grogol – Jembatan Dua) dan JAK.30 (Meruya – Citraland).- Perpendek rute: JAK.85 (Bintara – Cipinang Indah) karena genangan 25–35 cm.- Pengalihan jalur: JAK.108, JAK.37, JAK.53, JAK.71, JAK.75, JAK.78A, dan JAK.93. Sementara itu untuk angkutan Integrasi dan Non-BRT: - Angkutan Integrasi 1C (Blok M – Pesanggrahan): Dialihkan akibat genangan ±50 cm di Jl. Ciledug Raya.- Non BRT 3E (Sentraland Cengkareng – Puri Kembangan): Stop operasi sementara karena banjir di Simpang Kapuk. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang