Bagi pengendara yang mengandalkan sepeda motor sebagai alat transportasi harian, hujan sering kali menjadi kondisi yang harus dihadapi. Sayangnya, setelah perjalanan selesai, motor yang terkena air hujan kerap langsung ditinggal begitu saja di garasi. Padahal, tanpa penanganan sederhana setelah digunakan, kondisi basah tersebut dapat mempercepat munculnya berbagai gangguan teknis dan menurunkan keandalan motor dalam jangka panjang. Menurut Wahyu Budhi, Training Analyst di PT Wahana Makmur Sejati, sepeda motor yang sering terkena hujan membutuhkan perhatian khusus, meski perawatannya tergolong sederhana. Langkah paling dasar yang kerap diabaikan adalah membersihkan motor setelah digunakan di tengah hujan. “Motor yang habis kehujanan sebaiknya dicuci atau minimal dibilas, lalu dikeringkan. Air hujan membawa kotoran dan bersifat asam, kalau dibiarkan bisa memicu karat dan gangguan komponen,” kata Wahyu kepada Kompas.com, Sabtu (17/1/2026). Ia menjelaskan, air hujan dapat menempel di berbagai bagian vital motor, mulai dari sistem pengereman, rantai, hingga komponen kelistrikan. Jika tidak segera dibersihkan dan dikeringkan, kinerja komponen tersebut bisa menurun tanpa disadari pengendara. Ilustrasi servis motor Selain mencuci dan mengeringkan, Wahyu menyarankan pengendara melakukan pengecekan rem. Kampas dan cakram rem yang basah atau kotor bisa membuat pengereman terasa kurang pakem dan berisiko saat digunakan kembali. “Setelah hujan, coba tekan rem beberapa kali untuk memastikan daya cengkeramnya kembali normal. Kalau terasa licin atau bunyi tidak wajar, sebaiknya dicek lebih lanjut,” ujarnya. Pengecekan lampu dan sistem kelistrikan juga tak kalah penting. Air yang masuk ke soket lampu atau sambungan kabel dapat menyebabkan lampu redup, mati mendadak, atau bahkan korsleting. Menurut Wahyu, kebiasaan sederhana seperti memastikan semua lampu menyala normal dan tidak ada indikator aneh di panel instrumen bisa membantu mendeteksi masalah sejak dini. “Kalau motor sering dipakai hujan-hujanan, jangan lupa cek lampu, klakson, dan starter. Pastikan semuanya berfungsi normal sebelum dipakai lagi,” ucapnya. Ia menambahkan, perawatan ringan usai kehujanan bukan hanya soal menjaga performa motor, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan pengendara. Dengan langkah sederhana dan rutin, risiko kerusakan sekaligus potensi kecelakaan dapat ditekan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang