— Hujan deras yang belakangan mengguyur Jabodetabek kembali memicu genangan dan banjir di sejumlah titik. Kondisi ini membuat banyak pengguna sepeda motor listrik, terpaksa melintas di jalan yang tergenang air. Menurut Cahya Agusta Harianto, VP of Engineering Alva, motor listrik sebenarnya tidak membutuhkan perlakuan khusus layaknya motor bensin yang wajib mengganti oli setelah melewati banjir. Perbedaan karakter komponen dan sistem kerja membuat langkah perawatan motor listrik menjadi lebih sederhana. “Sebenarnya nggak ada yang spesifik. Salah satu tes item kita itu memang merabas banjir, dan itu setinggi 50 cm,” ujarnya di Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025). Meski demikian, bukan berarti motor listrik boleh sembarangan digunakan di tengah kondisi ekstrem. Cahya tetap mengingatkan bahwa air kotor berpotensi masuk ke bagian tertentu dan menimbulkan masalah jika tidak dibersihkan. Karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan pemilik setelah menerjang banjir adalah mencuci motor sampai bersih, terutama area kolong dan komponen luar yang bersentuhan langsung dengan genangan. Dari sisi baterai, Cahya menegaskan bahwa baterai motor listrik modern umumnya telah dirancang dengan standar kedap air seperti IP67. Artinya, komponen baterai tetap aman meski terendam sementara. Namun bila motor melewati genangan yang melebihi batas pengujian, ada baiknya pemilik memeriksa beberapa komponen teknis. Ragam produk motor listrik Alva. “Kalau lebih dari itu, ada baiknya dicek connector-connector yang ada di MCU, dilihat apakah ada air yang tersisa atau tidak,” katanya. Desain konektor pada motor listrik saat ini juga dibuat rapat dan dilapisi untuk mencegah korosi ketika dalam kondisi terhubung. Namun untuk perendaman ekstrem hingga membuat sebagian besar bodi motor terendam, Cahya menyarankan unit dibawa ke pusat layanan resmi agar teknisi dapat memeriksa detail komponen listrik secara menyeluruh. Dengan perawatan sederhana seperti pencucian dan pengecekan ringan, motor listrik dinilai tetap aman digunakan setelah menerjang banjir. Namun pemilik tetap disarankan menghindari genangan sedalam mungkin untuk menjaga usia pakai komponen serta mengurangi risiko masalah teknis di kemudian hari. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.