Ilustrasi pelat nomor mobil di Jepang Perayaan ulang tahun ke‑250 Amerika Serikat yang dirayakan dengan desain pelat nomor baru di negara bagian Pennsylvania justru menimbulkan masalah tidak terduga di jalan tol. Sistem kamera pembaca pelat nomor yang digunakan untuk menagih tol sering salah membaca angka, sehingga tagihan tol terkirim kepada pengendara yang sebenarnya tidak bersalah. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Ilustrasi tol Trans Sumatera. Pelat nomor edisi peringatan itu memiliki tulisan “Let freedom ring” dan gambar Liberty Bell di latar belakang, serta termasuk detail desain penting berupa garis diagonal di tengah angka nol (0).Tujuan awalnya adalah membuat nol lebih mudah dibedakan dari huruf “O”, terutama bagi manusia dan sistem otomatis.Namun kenyataannya justru berkebalikan: kamera pengenal pelat otomatis sering mengira nol sebagai angka delapan (8).Crispin Havener, juru bicara Komisi Turnpike Pennsylvania, menyatakan bahwa perbedaan antara “0” dan “8” inilah yang menjadi sumber kekeliruan terbesar.Kesalahan baca pada kamera ini menyebabkan sejumlah pengemudi menerima surat tagihan tol yang tidak sesuai dengan kendaraan atau rute yang mereka lalui.Sejauh ini, Komisi Turnpike Pennsylvania mendorong para pengendara yang menerima tagihan tol untuk memeriksa kembali nomor pelat dan riwayat perjalanan mereka. Bagi yang merasa tagihan tidak sesuai, pengemudi diminta segera menghubungi Turnpike Commission untuk klarifikasi.Walaupun demikian, Pennsylvania tidak berencana mencabut atau mengganti desain pelat yang sudah diterbitkan.Pemerintah negara bagian mengatakan desain ini tetap memenuhi standar keterbacaan yang ditetapkan Departemen Perhubungan setempat, dan garis diagonal pada angka nol justru merupakan rekomendasi dari Asosiasi Administrasi Kendaraan Bermotor Amerika (AAMVA).Sebagai solusi, otoritas tengah fokus pada pembaruan perangkat lunak pengenal pelat otomatis agar dapat mengenali gaya angka baru tersebut dengan benar. Ilustrasi pelat nomor putih ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Menurut Marissa Orbanek, sekretaris pers Komisi Turnpike, sistem kamera akan ‘belajar’ mengenali format angka yang berbeda ini seiring waktu dan paparan yang terus menerus terhadap pelat baru. Proses ini diperkirakan tidak instan tetapi diyakini akan memperbaiki akurasi baca di masa depan.Permasalahan ini mempertegas tantangan teknologi kamera pengenal otomatis yang semakin berkembang dan menjadi sorotan, terutama karena sistem serupa dipakai juga oleh lembaga lain serta memicu perdebatan soal privasi data di sejumlah negara bagian lain di AS.