Mobil yang tiba-tiba mogok di jalan tentu menjadi situasi yang paling dihindari, apalagi saat perjalanan jauh seperti mudik. Selain mengganggu perjalanan, kondisi ini juga bisa membahayakan jika terjadi di lokasi yang tidak aman. Service Manager Honda Mandalasena Malang, M Taufik R, mengatakan, ada beberapa alasan kenapa mobil bisa mendadak berhenti. “Untuk kendaraan yang usia rata-rata 5-6 tahun, saya belum menemukan dia mogok tiba-tiba saat jalan,” ujar Taufik, kepada Kompas.com (30/3/2026). Pasang segitiga pengaman saat berhenti di bahu jalan Artinya, pada mobil dengan usia relatif muda dan perawatan rutin, kasus mogok mendadak sebenarnya jarang terjadi. Namun, ada beberapa kondisi yang paling sering menjadi penyebab utama kendaraan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Salah satu penyebab paling umum adalah masalah pada aki. “Biasanya mogoknya itu kemungkinan aki (pada saat berhenti di rest area tidak bisa di-starter) atau yang kedua karena overheat (panas),” ucap Taufik. Mobil overheat, kenali ciri-cirinya. Aki yang sudah lemah atau soak dapat membuat mobil tidak bisa distarter, terutama setelah berhenti dalam waktu tertentu. Kondisi ini sering terjadi tanpa gejala yang terlalu jelas sebelumnya, sehingga kerap mengejutkan pemilik kendaraan. Selain itu, faktor overheat atau mesin terlalu panas juga menjadi penyebab utama mobil mogok. Mesin yang mengalami panas berlebih biasanya dipicu oleh gangguan pada sistem pendinginan. “Ada kemungkinan motor fan-nya yang lemah atau sudah mati. Kalau motor fan Honda itu rata-rata ada dua, kecuali Brio cuma satu,” kata dia. Ilustrasi pemasangan aki mobil Motor fan atau kipas radiator berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil. Jika salah satu kipas melemah, sistem pendinginan masih bisa bekerja, meski tidak optimal. Namun, jika kedua kipas tidak berfungsi, risiko overheat meningkat drastis dan bisa membuat mobil berhenti total. “Kalau salah satu mati masih bisa menolong, tapi kalau sudah dua-duanya mati sudah enggak bisa karena faktor pendinginannya berkurang. Motor fan ini sangat vital,” ucap Taufik. Ilustrasi mobil mogok saat mudik Lebaran Dari penjelasan tersebut, terlihat bahwa penyebab mobil mogok umumnya berkaitan dengan dua hal utama, yakni sistem kelistrikan (aki) dan sistem pendinginan (overheat). Keduanya sama-sama krusial dan perlu mendapatkan perhatian rutin. Untuk mencegah kejadian ini, pemilik mobil disarankan melakukan pengecekan berkala, terutama kondisi aki dan sistem pendingin seperti radiator dan motor fan. Dengan perawatan yang tepat, risiko mobil mogok di tengah jalan bisa diminimalisasi, sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang