Ilustrasi mengemudi mobil saat hujan deras. Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi pemilik mobil. Jalanan licin, genangan air, dan kelembapan tinggi bisa meningkatkan risiko kecelakaan atau kerusakan kendaraan. Oleh karena itu, menjaga kondisi mobil tetap prima saat hujan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keselamatan. Ilustrasi mengemudi mobil di tengah hujan Berdasarkan panduan dari Wuling, dirangkum VIVA Rabu, 3 Desember 2025, ada beberapa komponen mobil yang harus mendapatkan perhatian khusus agar berkendara tetap aman selama musim hujan.Salah satu komponen yang paling penting adalah ban mobil. Ban yang aus atau alurnya sudah tipis bisa membuat mobil tergelincir atau mengalami aquaplaning ketika melintasi genangan air. Pastikan kedalaman alur ban masih memadai dan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Dengan begitu, mobil tetap memiliki daya cengkeram yang optimal di jalan basah, sehingga risiko tergelincir berkurang. Selain ban, wiper dan cairan washer juga perlu diperiksa. Saat hujan deras, visibilitas menjadi sangat penting. Wiper yang berfungsi baik akan menjaga kaca depan tetap bersih dari air hujan, sementara cairan washer membantu membersihkan kotoran atau noda yang menempel. Jika wiper sudah aus atau karet getas, sebaiknya diganti segera agar pandangan pengemudi tidak terganggu saat hujan lebat.Sistem pengereman (rem) juga menjadi perhatian utama. Jalanan basah menuntut pengereman yang optimal. Jika kampas rem sudah aus atau cairan rem kurang terjaga, kemampuan menghentikan mobil secara mendadak bisa terganggu.Oleh karena itu, memeriksa kondisi kampas rem dan memastikan cairan rem selalu dalam kondisi baik sangat penting untuk keselamatan.Tidak kalah penting adalah sistem kelistrikan mobil. Cuaca hujan dan kelembapan tinggi dapat mempengaruhi kabel, soket, dan aki mobil. Kabel yang terkelupas, soket longgar, atau terminal aki berkarat bisa menyebabkan korsleting dan mengganggu fungsi lampu, starter, serta wiper.Memastikan sistem kelistrikan selalu dalam kondisi prima sangat krusial untuk kelancaran operasi kendaraan di musim hujan.Perhatikan juga seal pintu dan kaca. Seal yang retak atau longgar memungkinkan air hujan masuk ke kabin, yang bisa menimbulkan kelembapan, bau tidak sedap, dan bahkan jamur. Memastikan seal tetap rapat akan menjaga kabin tetap kering dan nyaman.Terakhir, lampu mobil harus selalu berfungsi optimal. Hujan dan cuaca gelap dapat mengurangi jarak pandang, sehingga lampu depan, lampu belakang, dan lampu sein yang terang sangat penting untuk keselamatan. Lampu yang redup atau mati dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya. Ilustrasi perawatan bodi mobil.Secara keseluruhan, pemeriksaan dan perawatan rutin terhadap ban, wiper, rem, kelistrikan, seal pintu/kaca, dan lampu sangat penting saat musim hujan.Langkah-langkah sederhana ini tidak hanya membuat mobil lebih aman digunakan, tetapi juga menjaga kenyamanan penumpang dan memperpanjang umur kendaraan. Dengan persiapan yang tepat, berkendara di musim hujan menjadi lebih aman dan nyaman.