Puncak arus balik Tahun Baru yang diprediksi terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, tercatat melampaui proyeksi yang telah disiapkan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT). Pada periode Hari H hingga H+3 libur Tahun Baru 2026 (1–4 Januari 2026), tercatat sebanyak 172.486 kendaraan melintas dari Wilayah Timur Trans-Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 41,86 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 121.593 kendaraan. Sementara itu, pada puncak arus balik 4 Januari 2026, jumlah kendaraan yang melintas dari Wilayah Timur Trans-Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 53.031 kendaraan, atau naik 39,08 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 38.130 kendaraan. Angka tersebut diklaim melampaui proyeksi. GT Cikampek Utama Dalam keterangan resminya, JTT juga menjelaskan bahwa pergerakan menuju Wilayah Timur Trans-Jawa pada periode yang sama tercatat sebanyak 126.253 kendaraan melalui GT Cikampek Utama. Jumlah itu naik sekitar 2,48 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 123.203 kendaraan. Peningkatan Peningkatan kendaraan juga terjadi pada sejumlah ruas tol yang dikelola JTT di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan rincian sebagai berikut: 1. Wilayah Jawa Tengah a. GT Kalikangkung : Volume kendaraan meninggalkan Semarang pada hari H - H+3 periode libur Tahun Baru 2026 sebanyak 105.692 unit, naik 69,71 persen. Untuk yang menuju Semarang tercatat sebanyak 69.780 unit atau naik 0,77 persen dari lalu lintas normal. b. GT Banyumanik : Pada periode yang sama, tercatat sebanyak 128.920 kendaraan menuju Jakarta melalui GT Banyumanik atau naik 60,21 persen. Untuk kendaraan yang menuju Solo tercatat sebanyak 111.822 unit, naik 9,84 persen. 2. Wilayah Jawa Timur a. GT Warugunung: Sebanyak 84.984 kendaraan menuju Jakarta melalui GT Warugunung atau naik 0,39 persen dari lalu lintas normal. Sebaliknya, kendaraan yang menuju Surabaya melalui GT Warugunung tercatat sebanyak 91.052 unit, naik 9,28 persen. One way Lokal Jalan Tol Semarang-Solo Arus Mudik Lebaran 2025 b. GT Kejapanan Utama: Pada periode yang sama, sebanyak 132.476 kendaraan menuju Surabaya atau naik 21,58 persen dari lalu lintas normal sebanyak 108.961 kendaraan. Sedangkan kendaraan yang menuju Malang 113.045 unit, naik 8,74 persen. c. GT Singosari : Tercatat sebanyak 71.597 kendaraan menuju Surabaya atau naik 23,93 persen. Untuk kendaraan menuju Malang sebanyak 66.038 unit, naik 6,46 persen. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang