Ruas jalan di Jakarta lengang. Kondisi lalu lintas di Jakarta pada Selasa, 24 Maret 2026 terpantau relatif lancar, meski hari ini mulai memasuki puncak arus balik kendaraan dari Pulau Jawa menuju ibu kota. Berdasarkan pemantauan VIVA Otomotif hingga pukul 11.10 WIB, tingkat kemacetan berada di angka 6 persen, jauh lebih rendah dibandingkan kondisi normal harian. Kecepatan rata-rata kendaraan di dalam kota mencapai 34,6 km/jam, atau meningkat sekitar 9,6 km/jam dari biasanya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun volume kendaraan diperkirakan mulai meningkat akibat arus balik, pergerakan lalu lintas di dalam Jakarta masih cukup terkendali. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dalam 15 menit terakhir, kendaraan mampu menempuh jarak rata-rata 8,7 kilometer. Angka tersebut menjadi indikasi bahwa arus lalu lintas di ruas utama ibu kota masih tergolong lancar dan belum terdampak signifikan oleh lonjakan kendaraan dari luar kota.Meski demikian, sistem pemantauan mencatat terdapat empat titik kemacetan dengan total panjang antrean sekitar 0,9 kilometer. Kepadatan tersebut masih dalam kategori ringan dan tersebar di beberapa ruas jalan utama.Sementara itu, jika melihat tren dalam sepekan terakhir, pola kemacetan di Jakarta tetap didominasi jam sibuk pagi dan sore hari. Namun, dengan dimulainya puncak arus balik hari ini, potensi peningkatan kepadatan diperkirakan akan terjadi pada sore hingga malam hari, terutama di akses masuk kota seperti jalan tol dan jalur arteri penghubung.Lonjakan volume kendaraan dari arah timur, termasuk Tol Trans Jawa yang mengarah ke Jakarta, berpotensi memberikan tekanan tambahan pada lalu lintas ibu kota dalam beberapa hari ke depan. Meski saat ini kondisi masih relatif lengang, situasi dapat berubah dengan cepat seiring meningkatnya jumlah kendaraan yang kembali dari kampung halaman.Pengguna jalan diimbau untuk mengatur waktu perjalanan, memanfaatkan informasi lalu lintas terkini, serta mempertimbangkan alternatif rute untuk menghindari kepadatan, khususnya di pintu masuk Jakarta dan ruas tol utama.