Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi menerapkan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kebijakan ini diberlakukan menyusul adanya pekerjaan jaringan utilitas Telkom yang berlangsung dalam rentang 24 November hingga 8 Desember 2025. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa titik pekerjaan berada di sisi utara jalan, tepatnya mulai dari Halte Transjakarta Denpasar hingga sebelum Jalan Denpasar. “Lokasi pekerjaan berada di Jalan Jenderal Gatot Subroto sisi utara, mulai dari Halte Transjakarta Denpasar sampai dengan sebelum Jalan Denpasar,” ujar Syafrin dalam keterangan tertulis, Kamis (27/11/2025). Ilustrasi rekayasa lalu lintas di Jakarta Selama proses pengerjaan, terjadi penyempitan lajur yang berpotensi mempengaruhi kelancaran arus kendaraan. Dishub juga memastikan adanya pembongkaran separator jalur Transjakarta sepanjang kurang lebih 350 meter sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kondisi di lapangan. “Sehingga bus Transjakarta menjadi mix traffic dan dipasang kembali setelah pekerjaan selesai,” kata Syafrin. Artinya, untuk sementara waktu, armada Transjakarta akan berbagi ruang dengan kendaraan umum lain yang melintas di jalur tersebut. Kemacetan di Jalan Gatot Subroto di depan Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/5/2025). Rekayasa lalu lintas pun diterapkan secara bertahap sesuai titik galian pekerjaan. Tahap pertama, pit 1, berada di sisi kiri lajur reguler samping Halte Transjakarta Denpasar. Pengerjaan berlangsung dari 24 November 2025 pukul 22.00 hingga 1 Desember 2025 pukul 04.00 dan berpotensi menimbulkan penyempitan jalan. Ilustrasi rekayasa lalu lintas di Jakarta Tahap berikutnya, pit 2, berlokasi di depan gedung Patra Jasa dengan jadwal pekerjaan 26 November hingga 5 Desember 2025. Selanjutnya, pit 3 dilaksanakan pada 6–14 Desember 2025 di depan gedung CFX Tower, sementara pit 4 berada di sisi kiri lajur dekat Flyover Kuningan sebelum Jalan Denpasar (Balai Kartini), dengan jadwal 5 Desember 2025 pukul 22.00 hingga 8 Desember 2025 pukul 04.00. Syafrin menambahkan bahwa pengerjaan pit 1 dan pit 4 hanya akan dilakukan pada akhir pekan demi meminimalisir kepadatan pada hari kerja. “Pekerjaan pit 1 dan pit 4 hanya dikerjakan pada waktu hari libur atau weekend," ucap Syafrin. Kondisi lalu lintas kawasan Mampang, Selasa (23/7/2024). Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang