Kota Bandung mulai dipadati wisatawan dan mobil pribadi Kota Bandung mulai merasakan peningkatan lalu lintas seiring masuknya periode libur Natal dan Tahun Baru. Arus kendaraan dari dalam dan luar kota terlihat padat, terutama di kawasan pusat kota dan jalur wisata. Berdasarkan pemantauan lalu lintas real-time yang dilakukan VIVA Otomotif pada Rabu pagi 24 Desember 2025, tingkat kemacetan di Bandung tercatat mencapai 56 persen. Angka ini berada 23 persen di atas kondisi normal, menandakan tekanan lalu lintas yang cukup signifikan.Kecepatan rata-rata kendaraan di Bandung hanya berada di angka 18,5 km/jam. Kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan kendaraan berjalan lambat, terutama di ruas jalan utama yang menjadi akses favorit wisatawan. Waktu tempuh perjalanan per 10 kilometer tercatat mencapai 32 menit 30 detik. Durasi tersebut sekitar 4 menit 30 detik lebih lama dibandingkan waktu tempuh normal di hari biasa.Data juga mencatat terdapat 23 titik kemacetan aktif dengan total panjang mencapai 10,3 kilometer. Titik-titik padat tersebut tersebar di kawasan Bandung Utara, pusat kota, hingga jalur penghubung menuju wilayah timur. Pola kepadatan mulai terlihat sejak pagi hari dan cenderung meningkat menjelang siang. Lonjakan ini sejalan dengan pergerakan wisatawan yang memanfaatkan jam berangkat lebih awal untuk menghindari puncak kemacetan. Grafik kecepatan dan tingkat kemacetan dalam tujuh hari terakhir menunjukkan tren fluktuatif yang khas musim liburan. Puncak kepadatan tercatat terjadi pada jam-jam favorit wisata, terutama menjelang akhir pekan dan hari libur nasional. Kawasan dengan aktivitas komersial dan destinasi wisata menjadi titik tekanan utama lalu lintas. Arus kendaraan pribadi mendominasi dibandingkan angkutan umum selama periode libur Nataru.Kondisi lalu lintas Bandung juga dipengaruhi oleh pergerakan kendaraan dari arah Jakarta dan sekitarnya. Jalur masuk kota menjadi lebih padat dibandingkan hari-hari normal nonlibur.Meski belum mencapai kondisi stagnan, perlambatan arus sudah terasa di sejumlah ruas strategis. Pengendara diimbau untuk memperhitungkan waktu tempuh yang lebih panjang saat melintasi kota ini.Peningkatan lalu lintas diperkirakan masih akan berlanjut hingga mendekati pergantian tahun. Tekanan tertinggi biasanya terjadi saat akhir pekan dan menjelang malam perayaan Tahun Baru.