Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bisa dimanfaatkan untuk bepergian ke berbagai daerah. Tapi harus diperhatikan, saat periode tersebut, kondisi jalan akan ramai, diisi berbagai jenis tipe pengendara. Supaya selamat di jalan dan tidak emosi, ada beberapa tips yang bisa dilakukan pengemudi. Harus ingat kalau keselamatan jauh lebih penting dibandingkan kecepatan. Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengatakan, untuk menjaga emosi saat mengemudi, perhatikan istirahat, sampai fokus, dan berpikir positif. Kecelakaan karena ngebut di bahu jalan tol. "Istirahat yang cukup. Kelelahan dapat memicu faktor emosi," kata Sony kepada Kompas.com, Rabu (10/12/2025). Kadang yang bikin emosi adalah pengemudi lain yang ugal-ugalan. Misal menyalip dari bahu jalan, menyerobot, dan sebagainya. "Gampang sebenarnya (menangani pengemudi ugal-ugalan), berkendara di lajur kiri dan sering-sering lihat spion. Kalau ada yang menyusul dari bahu jalan, geser sedikit ke kanan, buka ruang saja," kata Sony. Jika fokus berkendara, berpikir positif, maka perjalanan akan terasa lebih mudah. Emosi stabil, mengurangi risiko kecelakaan juga. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang