Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) memicu lonjakan volume kendaraan di berbagai ruas jalan tol di Indonesia seiring meningkatnya aktivitas mudik dan wisata. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di titik-titik rawan jalan tol dengan jalanan menantang dan lalu lintas padat. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus melakukan pengawasan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta aspek keselamatan di seluruh ruas jalan tol. "Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, kami menyampaikan informasi mengenai sejumlah titik dengan karakteristik geometrik atau intensitas lalu lintas yang memerlukan perhatian lebih dari pengemudi,” ucap Wilan Oktavian, Kepala BPJT, dikutip dari Kompas.com, Selasa (24/12/2025). Ruas Jalan Tol Trans-Jawa Adapun daftar ruas jalan tol yang rawan kecelakaan yaitu: Ruas Tol Cipularang Ruas Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang) kembali menjadi perhatian karena masuk dalam daftar titik rawan kecelakaan, terutama akibat karakteristik geometri jalan yang menantang bagi pengemudi. Willan mengatakan, terdapat segmen dengan kondisi blind spot di KM 91–93, serta beberapa titik dengan kontur menurun yang langsung disusul tikungan tajam, seperti di KM 96–97, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan jika pengemudi kurang waspada. “Kondisi tersebut memerlukan peningkatan kewaspadaan dan penyesuaian kecepatan sesuai rambu,” ucapnya. Ruas Tol Tangerang-Merak Tol Tangerang–Merak juga masuk dalam koridor dengan intensitas lalu lintas tinggi, terutama saat libur Nataru ketika banyak keluarga melakukan perjalanan menuju kawasan wisata di Banten, sehingga meningkatkan potensi kepadatan dan risiko kecelakaan. BPJT mencatat titik-titik yang perlu diwaspadai, yakni: KM 65–66 jalur A KM 40–41 jalur B KM 94–95 jalur A KM 97–98 jalur B “Segmen tersebut memiliki karakteristik tertentu yang memerlukan perhatian pengemudi, terutama saat kondisi lalu lintas padat atau cuaca kurang mendukung,” kata Wilan. Ruas Tol lain dengan volume tinggi Selain Tol Cipularang dan Tangerang–Merak, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengingatkan pengguna jalan untuk mewaspadai sejumlah ruas tol lain yang dipastikan mengalami kepadatan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tingginya volume kendaraan pada periode ini membuat pengemudi perlu lebih disiplin dalam mengatur kecepatan serta menjaga jarak aman guna menghindari risiko kecelakaan. Adapun titik-titik rawan yang perlu menjadi perhatian meliputi: Tol Jakarta–Cikampek: KM 48 dan KM 66A Tol Jagorawi: - Jalur A: KM 9–10, KM 11–12, serta KM 40–41- Jalur B: di KM 5–6, KM 6–7, serta KM 20–21 Tol Cipali: KM 78 dan KM 131 Tol Solo–Ngawi: KM 552 dan KM 569 Tol Ngawi–Kertosono: KM 639. Wilan menegaskan, BPJT terus berkoordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) guna memastikan penerapan manajemen keselamatan, pemeliharaan infrastruktur, serta layanan operasional berjalan optimal selama periode libur panjang Nataru. “Pengguna jalan juga diimbau menjaga kondisi kendaraan, mengikuti rambu dan batas kecepatan, serta selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” kata Wilan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang