Menjelang libur panjang Idul Adha, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengimbau operator angkutan umum dan masyarakat mengutamakan keselamatan serta mematuhi aturan lalu lintas selama melakukan perjalanan. Diprediksi akan terjadi peningkatan mobilitas di ruas jalan dan simpul transportasi. Kemenhub memprediksi puncak arus pergi terjadi pada 26 Mei 2026, sementara arus balik pada 1 Juni 2026. Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, pihaknya terus melakukan upaya guna menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas, terutama selama periode libur panjang melalui koordinasi lintas kementerian/lembaga, penyiapan personel di titik vital, peningkatan pengawasan, serta edukasi kepada masyarakat. “Kami selalu berusaha menjamin keselamatan masyarakat, salah satunya melalui peningkatan pengawasan angkutan umum atau ramp check di terminal dan pool bus hingga sosialisasi keselamatan berkendara. Untuk ramp check sendiri, kami rutin lakukan di 115 terminal tipe A (TTA). Pada periode 1 Januari hingga 15 Mei 2026, kami telah melakukan lebih dari 1,4 juta pemeriksaan bus AKAP yang berangkat dari TTA,” kata Aan, Jumat (22/5/2026). Bagi pengguna transportasi umum, Aan mengingatkan memilih angkutan yang telah memenuhi aspek keselamatan. Pengecekan bisa dilakukan melalui aplikasi Mitra Darat, untuk mendapatkan informasi kelaikan angkutan umum, serta mengetahui apakah bus telah lulus ramp check melalui stiker yang terpasang pada kaca depan kendaraan sebagai tanda telah memenuhi aspek kelaikan jalan. Sementara untuk pengguna kendaraan pribadi, diharapkan mempersiapkan perjalanan dengan baik. Menurut Aan, masyarakat perlu memastikan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi prima serta pengemudi dalam keadaan sehat. “Penting bagi masyarakat untuk betul-betul mempersiapkan perjalanan jika bepergian menggunakan kendaraan pribadi, dengan melakukan perawatan berkala. Kemudian, selalu rencanakan rute perjalanan sejak awal dan pastikan pengemudi benar-benar sehat serta tidak kurang tidur,” katanya. Dishub dan polisi lakukan ramp check bus sebagai persiapan Nataru. Bagi pengendara disarankan beristirahat secara berkala setiap dua hingga empat jam sekali. Tujuannya untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan berkendara, serta mengimbau pengguna jalan agar selalu tertib dan mematuhi aturan berlalu lintas. “Pengguna kendaraan pribadi harus selalu disiplin seperti mematuhi aturan yang berlaku, menggunakan seat belt, memakai helm berstandar nasional, hingga mematuhi batas kecepatan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca serta jalan,” ucapnya. Selain itu, Aan menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar-stakeholder dalam menghadapi peningkatan mobilitas selama libur panjang. Arus lalin di ruas tol Jakarta - Cikampek, tepatnya di titik pertemuan dengan tol layang Mohamed bin Zayed, Kamis (19/3/2026) pagi. Menurutnya, Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia telah menyiapkan personel untuk manajemen operasional lalu lintas dan Ditjen Bina Marga KemenPU bersama BUJT telah memastikan kemantapan ruas jalan tol dan non-tol, mengoptimalkan layanan patroli, gerbang tol, CCTV, hingga rest area. Penyebrangan Sebagai langkah antisipasi lonjakan mobilitas penyeberangan, ASDP Indonesia Ferry telah menyiapkan 75 kapal untuk mendukung kelancaran lintas Merak-Bakauheni serta mitigasi cuaca buruk. Sementara untuk mengantisipasi lonjakan antrean akibat operasional truk di Pelabuhan Ketapang, telah disiapkan SOP dan langkah penanganan cepat jika terjadi kondisi darurat atau khusus di lapangan. Tak hanya dari pemerintah, kepatuhan dan dukungan seluruh pengguna jalan, baik masyarakat maupun operator dan awak angkutan umum, menjadi kunci penting untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas ketika mobilitas meningkat selama periode libur panjang. Penyebrangan lintasan Ketapang?Gilimanuk yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. “Kami mengimbau seluruh operator angkutan umum dan masyarakat yang akan bepergian saat libur Iduladha untuk terus mengutamakan keselamatan selama perjalanan," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang